PENGEMBANGAN POPBUL (POP-UP BULUTANGKIS)
UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PADA ANAK
USIA 5-6 TAHUN
THE DEVELOPMENT OF POPBUL (POP-UP BADMINTON)
TO IMPROVE CRITICAL THINKING IN CHILDREN AGED 5–6
YEARS
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media
pembelajaran POPBUL (Pop-Up Bulutangkis) dan menguji
efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis
anak usia 5–6 tahun. Latar belakang dari penelitian ini adalah
rendahnya kemampuan berpikir kritis anak serta kurangnya
ketersediaan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan
sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Media
POPBUL dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran melalui
pendekatan visual tiga dimensi yang menyenangkan dengan
bertemakan olahraga bulutangkis. Pengembangan media
menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analysis,
design, development, implementation, dan evaluation dengan
melibatkan validasi ahli dan uji keefektifan produk di lapangan.
Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket
kepraktisan, lembar observasi anak yang dilakukan sebelum dan
sesudah penggunaan media.
Penelitian ini dilakukan pada 16 anak kelompok B di TK
Dharma Siwi III Surabaya. Data keefektifan diukur menggunakan
paired t-test dan nilai n-gain untuk melihat perbedaan signifikan
antara skor pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa
media dinyatakan sangat valid oleh ahli media (87,5%) dan cukup valid oleh ahli materi (68,75%). Kepraktisan media juga dinilai
sangat tinggi oleh guru dengan skor 93%. Rata-rata skor pretest
anak sebesar 11,63 meningkat menjadi 16,63 pada posttest. Uji
paired t-test menunjukkan hasil yang signifikan (p = 0,000 < 0,05),
dan nilai n-gain sebesar 0,6667 berada pada kategori sedang.
Dengan demikian, POPBUL merupakan media pembelajaran yang
layak dan cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan
berpikir kritis anak usia dini.
Kata kunci: Pop-Up Book, Berpikir Kritis, Anak Usia Dini,
Bulutangkis
This study aims to develop a learning media called POPBUL
(Pop-Up Badminton) and evaluate its effectiveness in enhancing critical
thinking skills in children aged 5–6 years. The background of this research
lies in the low critical thinking abilities of young children and the lack of
engaging, interactive, and developmentally appropriate learning media.
POPBUL was designed to facilitate learning through a three-dimensional
visual approach with the theme of badminton sports. The development
process followed the ADDIE model, which consists of five stages: analysis,
design, development, implementation, and evaluation, involving expert
validation and field testing to determine its effectiveness. Data collection
instruments included validation sheets, practicality questionnaires, and
observation sheets conducted before and after using the media.
The study involved 16 children from group B at TK Dharma
Siwi III Surabaya. The effectiveness of the media was assessed using a
paired t-test and the n-gain score to examine significant differences
between pretest and posttest results. The validation results indicated that
the media was rated very valid by media experts (87.5%) and fairly valid
by material experts (68.75%). The practicality of the media was also rated
highly by teachers with a score of 93%. The average pretest score of the
children was 11.63, which increased to 16.63 in the posttest. The paired
t-test showed a significant result (p = 0.000 < 0.05), and the n-gain value of 0.6667 was categorized as moderate. Therefore, POPBUL is a feasible
and reasonably effective instructional media for improving critical
thinking in early childhood education.
Keywords: Pop-Up Book, Critical Thinking, Early, Childhood,
Badminton