SELF-COMPASSION PADA LAKI-LAKI GEN Z DEWASA AWAL YANG MENGALAMI FATHERLESS
Self-Compassion in Fatherless Early Adult Gen Z Men
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman self-compassion pada laki-laki Generasi Z dewasa awal yang kehilangan figur ayah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi terhadap lima partisipan laki-laki Gen Z dewasa awal yang kehilangan figur ayah pada usia yang berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan tiga tema superordinat, yaitu dampak kehilangan figur ayah terhadap diri, proses penerimaan kehilangan figur ayah, dan self-compassion dalam menghadapi kehilangan figur ayah. Kehilangan figur ayah berdampak pada kebingungan pengambilan keputusan, tuntutan untuk tumbuh lebih cepat, rasa tidak aman, serta relasi sosial dan romantik. Proses penerimaan berlangsung secara bertahap melalui coping spiritual dan kognitif, peran figur pengganti, dan momen reflektif pada transisi dewasa awal. Self-compassion berperan sebagai mekanisme adaptif yang membantu partisipan menerima pengalaman kehilangan dan membangun penyesuaian diri yang lebih sehat pada masa dewasa awal.
Kata kunci: fatherless, self-compassion, laki-laki Generasi Z, dewasa awal
This study aims to explore self-compassion experiences among Generation Z men in early adulthood who have lost their father figure. A qualitative phenomenological approach was conducted with five Generation Z men who experienced father loss at different stages of life. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The findings revealed three superordinate themes: the impact of father loss on the self, the process of accepting father loss, and self-compassion in coping with father loss. Father loss was associated with decision-making confusion, accelerated maturation, feelings of insecurity, and challenges in social and romantic relationships. Acceptance occurred gradually through spiritual and cognitive coping strategies, secondary attachment figures, and reflective moments during early adulthood transitions. Self-compassion functioned as an adaptive mechanism supporting emotional adjustment in early adulthood.
Keywords: fatherlessness, self-compassion, Generation Z men, early adulthood