Gender adalah konsep sosial dan budaya yang mengacu pada sifat,
peran, identitas, dan ekspresi sosial yang diterima masyarakat berdasarkan
jenis kelamin. Pemberian sifat, peran dan identitas oleh masyarakat menyebabkan
ketidaksetaraan dalam akses ke sumber daya dan kesempatan untuk menentukan
jenis pekerjaan yang diinginkan disebut sebagai dominasi gender.
Dominasi gender dalam dunia kerja terjadi apabila suatu pekerjaan hanya
dikuasai oleh gender tertentu. Dalam film Xiàngfēng Érxíng 《向风而行》 , pekerjaan sebagai pilot didominasi oleh laki-laki
karena pengaruh sifat, identitas, dan peran gender yang dibentuk oleh
masyarakat. Pembatasan terhadap gender pada pekerjaan pilot, menjadi
alasan seorang pilot perempuan bernama Xiao, melakukan perlawanan untuk mendobrak
struktur dominasi hegemonik tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena data yang digunakan
berupa tuturan-tuturan yang merepresentasikan bentuk hegemoni, kontra hegemoni,
dan motif kontra hegemoni dalam film Xiàngfēng
Érxíng 《向风而行》 . Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif karena data bentuk hegemoni,
kontra hegemoni, dan motif kontra hegemoni yang ditemukan dideskripsikan dengan
runtut dan jelas. Selain itu, pengumpulan data yang dilakukan penelitian ini
menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik analisis bahasa untuk
menganalisis data.
Hasil penelitian ini terbagi menjadi
tiga kategori utama: bentuk hegemoni, bentuk kontra hegemoni, dan motif kontra
hegemoni. Berdasarkan analisis data, ditemukan empat bentuk hegemoni, yaitu:
(1) hegemoni budaya, (2) hegemoni intelektual, (3) hegemoni politik, dan (4)
hegemoni ekonomi. Tiga bentuk kontra hegemoni, yaitu: (1) perlawanan aktif, (2)
perlawanan pasif, dan (3) perlawanan humanistis. Empat motif kontra hegemoni,
yaitu: (1) motif penolakan, (2) motif perlawanan, (3) motif tidak setuju, dan
(4) motif kritik.
Kata Kunci : Hegemoni, Kontra Hegemoni, Bentuk,
Motif, Gender, Film