PRAKTIK JURNALISME SURAT KABAR DI JAWA TIMUR PADA ERA DISRUPSI INFORMASI
PRACTICE OF NEWSPAPER JOURNALISM IN EAST JAVA IN THE ERA OF INFORMATION DISRUPTION
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik jurnalisme surat kabar di jawa timur pada era disrupsi informasi. Disrupsi informasi yang dimaknai sebagai sebuah kemajuan atau kemunduran karena memiliki dua sisi peluang dan tantangan. Kecepatan sumber informasi dapat memudahkan pekerjaan jurnalisme dalam memberikan komparasi hingga mendapatkan variasi sumber informasi. disisi lain, masifnya sebaran informasi melalui berbagai kanal (multi platform) dapat mengaburkan intensitas informasi yang dikembangkan pada masyarakat (bias informasi). Surat Kabar menjadi salah satu penyeimbang dari berkembangnya informasi di Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara kepada aktor-aktor jurnalisme surat kabar yang meliputi Jurnalis dan Dewan Redaksi dari Jawa Pos, Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum, dan Harian Bhirawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam praktiknya, aktor jurnalisme Surat Kabar masih menerapkan praktik kerja jurnalisme berlandaskan pada pedoman jurnalistik serta menyiasati kecanggihan teknologi sebagai sebuah alat yang membantu proses kerja jurnalisme.
Kata Kunci: Jurnalisme, Surat Kabar, Disrupsi Informasi
This study aims to identify and analyze the practice of newspaper journalism in East Java in the era of information disruption. Disruption of information which is interpreted as a progress or setback because it has two sides of opportunities and challenges. Speed of information sources can facilitate journalism work in providing comparisons to obtain variations of information sources. on the other hand, the massive distribution of information through various channels (multi-platform) can obscure the intensity of information being developed in society (information bias). Newspapers are one of the balancers of the development of information in society. This study uses a qualitative approach with phenomenological methods. Data collection was carried out through interviews with newspaper journalism actors which included journalists and editorial boards from Jawa Pos, Memorandum Daily Newspaper (SKH), and Bhirawa Daily. The results of the research show that in practice, Newspaper journalism actors still apply journalistic work practices based on journalistic guidelines and deal with technological sophistication as a tool that helps journalism work processes.
Keywords: Journalism, Newspapers, Information Disruption.