ABSTRAK Lailil Oxtavia. 2025. Pengaruh
Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru TK Melalui
Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi di Kecamatan Bekasi Utara . Tesis. Program
Studi S-2 Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Surabaya. Pembimbing: (I) Dr. Karwanto, M.Pd.
dan (II) Dr. Mohammad Syahidul Haq,
S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji tujuh hipotesis
mengenai pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja terhadap motivasi
kerja dan kinerja guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Bekasi Utara, baik
secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel
mediasi. Secara khusus, penelitian ini menguji: (1) pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru; (2) pengaruh iklim kerja terhadap
motivasi kerja guru; (3) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja
guru; (4) pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru; (5) pengaruh motivasi
kerja terhadap kinerja guru; (6) peran motivasi kerja dalam memediasi pengaruh
kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru; dan (7) peran motivasi kerja
dalam memediasi pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru TK di Kecamatan Bekasi
Utara yang berjumlah 337 guru. Sampel penelitian sebanyak 77 guru ditentukan
menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10% dan dipilih melalui teknik
purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan
dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square
(SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.0.0.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1)
kepemimpinan kepala sekolah tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi
kerja guru; (2) iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi
kerja guru; (3) kepemimpinan kepala sekolah tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja guru; (4) iklim kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja guru; (5) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja guru; (6) motivasi kerja tidak memediasi pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap kinerja guru; dan (7) motivasi kerja tidak memediasi
pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru.
Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada temuan
bahwa dalam konteks pendidikan anak usia dini, khususnya TK, iklim kerja
merupakan determinan utama kinerja guru, sementara kepemimpinan kepala sekolah
tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik secara langsung maupun melalui
motivasi kerja. Temuan ini menantang asumsi umum dalam literatur manajemen
pendidikan yang menempatkan kepemimpinan sebagai faktor dominan peningkatan
kinerja, serta menegaskan pentingnya faktor kontekstual dan psikososial di lingkungan
kerja TK.
Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini
merekomendasikan agar sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan lebih
memprioritaskan penciptaan iklim kerja yang kondusif melalui peningkatan
kualitas lingkungan kerja, kejelasan peran, komunikasi internal, dan dukungan
antarguru. Selain itu, strategi peningkatan motivasi kerja guru perlu dilakukan
secara langsung dan berkelanjutan, sementara peran kepemimpinan kepala sekolah
perlu diarahkan pada fungsi fasilitatif dan suportif yang sesuai dengan
karakteristik guru TK.
Kata kunci:
kepemimpinan kepala sekolah, iklim kerja, motivasi kerja, kinerja guru,
SEM-PLS, guru TK.