PRAKTIK KEKUASAAN DALAM NOVEL RI 1 KARYA SALSADILA NURFAZRIAH (KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI)
THE PRACTICE OF POWER IN THE NOVEL RI 1 BY SALSADILA NURFAZRIAH (A STUDY OF HEGEMONY BY ANTONIO GRAMSCI)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kekuasaan yang ada dalam novel RI 1 karya Salsadila Nurfazriah menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pendekatan penelitian berupa kualitatif deskriptif. Data dan sumber data pada penelitian ini adalah novel RI 1 karya Salsadila Nurfazriah dan rujukan lainnya berupa artikel, skripsi, dan buku penunjang lainnya. Teknik pengumpulan pada penelitian ini adalah teknik baca dan teknik baca dengan metode semantik dalam menganalisis data. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan lima kesimpulan yang ditarik dari hasil analisis sesuai dengan praktik hegemoni Antonio Gramsci sebagai berikut: 1) Praktik hegemoni kelas berkuasa yang terbagi menjadi tiga bagian berupa kelas berkuasa dalam pemerintah, kelas berkuasa dalam kemiliteran, dan kelas berkuasa dalam bisnis. 2) Peran kaum intelektual yang terbagi menjadi dua bagian yakni pada pemerintahan dan kemiliteran. 3) Ideologi tokoh yang muncul pada novel berupa ideologi nasionalisme, pancasila, maskulinitas, feminisme, liberalisme. 4) Peran negara yang terbagi menjadi dua bagian yakni masyarakat politik dan masyarakat sipil. 5) Praktik hegemoni budaya yang terbagi menjadi tiga bagian yakni, kepercayaan masyarakat, kebiasaan masyarakat, dan praktik budaya dalam keagamaan.
This research aims to describe the practices of hegemony present in the novel "RI 1" by Salsadila Nurfazriah using Antonio Gramsci's theory of hegemony. This study employs a qualitative descriptive research type and approach. The data and sources for this research include the novel "RI 1" by Salsadila Nurfazriah and other references such as articles, theses, and supporting books. The data collection techniques used in this research are reading techniques and reading with a semantic method for data analysis. The results of this research reveal five conclusions drawn from the analysis in accordance with Antonio Gramsci's practices of hegemony as follows: 1) The practice of hegemony by the ruling class, which is divided into three parts: the ruling class in government, the ruling class in the military, and the ruling class in business. 2) The role of intellectuals, which is divided into two parts: in government and the military. 3) The ideologies of the characters that emerge in the novel, including nationalism, Pancasila, masculinity, feminism, and liberalism. 4) The role of the state, which is divided into two parts: political society and civil society. 5) The practice of cultural hegemony, which is divided into three parts: societal beliefs, societal habits, and cultural practices in religion.