BENTUK KOREOGRAFI TARI KEMBANG PASESER KARYA EDI SUSANTO DI SANGGAR SENI POTTRE KONENG KABUPATEN SUMENEP
CHOREOGRAPHY OF KEMBANG PASESER DANCE FORM BY EDI SUSANTO AT POTTRE KONENG ART STUDIO, SUMENEP REGENCY
KOREOGRAFI BENTUK TARI KEMBANG PASESER KARYA EDI SUSANTO DI SANGGAR SENI POTTRE KONENG KABUPATEN SUMENEP
Nama : Nabilah Zinta Amaliya Faiqoh
NIM : 1902034079
Program Studi : S1 Pendidikan Sendratasik
Jurusan : Sendratasik
Fakultas : Bahasa dan Seni
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Prof. Dr. Hj. Warih Handayaningrum, M.Pd
Tahun : 2024
Kembang Paseser merupakan karya Tari Edi Susanto yang mengangkat tema alam dibuat pada tahun 2009. Kembang Paseser mempunyai arti kelincahan dan kesigapan gadis pesisiran, yang identik dengan keindahan sedangkan Pasisiran adalah kehidupan masyarakat di Paseseran (di tepi laut). Karya ini terinspirasi dari gadis pesisir yang sedang menunggu ayahnya pulang dari berlayar dengan gembira, sedangkan ibuya menunggu anak gadis membawa hasil berlayar ikan yang diwadahi dengan kerre.
Tujuan penelitian yang dikaji adalah : (1) Tahap-tahap Koreografi Tari Kembang Paseser di Sanggar Seni Pottre Koneng, (2) Bentuk Tari Kembang Paseser.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualtatif yakni penelitian dilakukan di lapangan yang digunakan pada kondisi objek alamiah. Penelitian ini dilakukan di kota Sumenep. Pada penelitian ini, Objek Penelitian yang diamati adalah bentuk dan Proses Koreografi Tari Kembang Paseser, Lokasi penelitian di Kota Sumenep, Teknik Pengumpulan Data yang meliputi Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sumber data meliputi 2 sumber data primer dan sekunder, Validitas Data, dan Teknik Analisa data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tari kembang Paseser merupakan Tari Tradisional dari Sanggar Seni Pottre Koneng, Tarian ini mengambil konsep pesisiran dimana gerakannya menggunakan kreativitas dari koreografer dan juga gerak Tari yang sudah ada dikembangkan lagi yaitu Tari Paraben Madura. Pada Koreografi Tari Kembang Paseser ini meliputi berberapa tahap yaitu Eksplorasi, Improvisasi, dan Komposisi dari hasil proses itu akan menghasilkan bentuk tari yaitu wujud dari tarian yang dihasilkan dalam proses koreografi. Tari Kembang Paseser ini mempunya 20 ragam gerak dan 11 pola lantai yang bisa berubah sesuai pementasan. Tata rias cantik menggunakan sanggul yang dihiasi dengan bunga 3 warna ( kuning,merah, dan hijau) dan perpaduan warna eye shedow kuning, merah, hijau yang terkesan segar. Iringan pada tarian ini terdapat lagu Madura-an yang semakin didukung dengan tema yang diangkat propertinya pun sangat indah berupa “kerre” berwarna merah yang biasa digunakan untuk wadah hasil berlayar.
Kata kunci : Bentuk, Koreografer, Tari Kembang Paseser.
Name : Nabilah Zinta Amaliya Faiqoh
Study Program : S1 Sendratasik Education
Department : Sendratasik
Faculty : Language and Arts
Institution Name : Surabaya State University
Supervisor : Prof. Dr. Hj. Warih Handayaningrum, M.Pd
Year : 2024
Kembang Paseser is a dance work by Edi Susanto that carries the theme of nature created in 2009. Kembang Paseser means the agility and alertness of coastal girls, which is identical to beauty while Pasisiran is the life of the people in Paseseran (on the seashore). This work was inspired by a coastal girl who was waiting for her father to come home from sailing happily, while her mother waited for her daughter to bring the results of the fish sailing which were contained in kerre.
The objectives of the research studied were: (1) Stages of Kembang Paseser Dance Choreography at the Pottre Koneng Art Studio, (2) Form of Kembang Paseser Dance.
The research method used was qualitative, namely research conducted in the field which was used in natural object conditions. This research was conducted in the city of Sumenep. In this study, the Research Objects observed were the form and Process of Kembang Paseser Dance Choreography, the research location in Sumenep City, Data Collection Techniques including Observation, Interviews, and Documentation. Data sources include 2 primary and secondary data sources, Data Validity, and Data Analysis Techniques.
The results of this study indicate that the Kembang Paseser Dance is a Traditional Dance from the Pottre Koneng Art Studio, this dance takes a coastal concept where the movements use the creativity of the choreographer and also existing Dance movements are developed again, namely the Madura Paraben Dance. In the Kembang Paseser Dance Choreography, there are several stages, namely Exploration, Improvisation, and Composition. The results of this process will produce a dance form, namely the form of the dance produced in the choreography process. This Kembang Paseser Dance has 20 types of movements and 11 floor patterns that can change according to the performance. Beautiful makeup using a bun decorated with 3-colored flowers (yellow, red, and green) and a combination of yellow, red, green eye shed colors that look fresh. The accompaniment to this dance is the Madura song which is increasingly supported by the theme that is raised, the properties are also very beautiful in the form of a red "kerre" which is usually used for containers for sailing results.
Keywords: Form, Choreographer, Kembang Paseser Dance.