PENGEMBANGAN E LKPD BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI SISTEM EKSKRESI
DEVELOPMENT OF E LKPD BASED ON SCIENCE LITERACY TO TRAIN CRITICAL THINKING SKILLS OF GRADE XI STUDENTS ON THE EXCRETION SYSTEM MATERIAL
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum pembelajaran yang mulai diterapkan di Indonesia agar pembelajaran dapat sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik serta lebih optimal untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan ini dapat dilatih melalui literasi sains karena membantu peserta didik memahami masalah nyata di lingkungan dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermaknaIndikator literasi sains yang digunakan meliputi menjelaskan fenomena ilmiah, serta menganalisis data dan bukti ilmiah. Sementara itu, indikator keterampilan berpikir kritis yang digunakan meliputi interpretation, analysis, dan inference. Melalui pembelajaran biologi yang berbasis literasi sains, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis dan mampu menerapkan pengetahuan mereka untuk memahami fenomena alam dan memecahkan masalah. Salah satu materi pelajaran biologi adalah materi Sistem Ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD Literasi Sains untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI pada materi Sistem Ekskresi yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, Design, Development, Implementation, dan evaluation). E-LKPD yang dikembangkan dilakukan uji coba terbatas pada 35 peserta didik kelas XI-8 SMA Negeri 21 Surabaya. Validitas E-LKPD diperoleh dari validasi para ahli dan guru biologi menggunakan lembar instrumen validasi, kepraktisan E-LKPD diperoleh dari observasi keterlaksanaan aktivitas peserta didik dan respon peserta didik. Keefektifan E-LKPD diperoleh dari hasil belajar dan ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukan E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor validitas skor kelayakan isi 96,51%, penyajian 97,58%, dan kebahasaan 95,31%. Hasil kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan aktivitas peserta didik sebesar 97,5% dan respons peserta didik sebesar 98%. Hasil keefektifan E-LKPD berdasarkan hasil ketuntasan klasikal sebesar 88,50% dan ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis, mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,74 (tinggi). Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa E-LKPD valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Kata Kunci: E-LKPD, Literasi Sains, Sistem Ekskresi, Berpikir Kritis
The Independent Curriculum was a learning curriculum that had begun to be implemented in Indonesia so that learning could be in accordance with the learning needs of students and was more optimal for deepening concepts and strengthening competencies. one of which was critical thinking skills. Berikut terjemahan dalam bahasa Inggris.These skills can be developed through scientific literacy because it helps students understand real-world environmental problems and apply their knowledge in everyday life, making learning more meaningful. The scientific literacy indicators used include explaining scientific phenomena and analyzing data and scientific evidence. The indicators of scientific literacy used included explaining scientific phenomena, as well as analyzing data and scientific evidence. Meanwhile, the indicators of critical thinking skills used included interpretation, analysis, and inference. Through biology learning based on scientific literacy, students were trained to think critically and were able to apply their knowledge to understand natural phenomena and solve problems. One of the biology lesson materials was the excretory system material. This study aimed to produce E-LKPD Science Literacy to train critical thinking skills for grade XI students on the excretory system material that was feasible based on validity, practicality and effectiveness. The development model used in this study was the ADDIE model (analysis, Design, Development, Implementation, and evaluation). The developed E-LKPD was tested limitedly on 35 students of class XI-8 of SMA Negeri 21 Surabaya. The validity of E-LKPD was obtained from validation by experts and biology teachers using validation instrument sheets, Berikut terjemahannya dalam bahasa Inggris:The practicality of the E-LKPD was obtained from observations of student activity implementation and student responses. The effectiveness of E-LKPD was obtained from learning outcomes and achievement of critical thinking skills indicators. The results of the study showed that the developed E-LKPD was declared valid with a validity score of 96.51% content feasibility, 97.58% presentation, and 95.31% language. The results of practicality based on the implementation of student activities were 97.5% and student responses were 98%. E-LKPD was effective with classical completion resultsof 88.50% and the results of the test sheet for achieving critical thinking skills indicators, getting an N-gain value of 0.74 (high). Based on the data obtained, it could be concluded that E-LKPD was valid, practical, and effective, so it was suitable for use in learning activities.
Keywords: E-LKPD, Science Literacy, Excretory System, Critical Thinking.