Sawdust Sebagai Bahan Berkarya Tiga Dimensi Bertema Majapahit Oleh Kelas X-5 SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto
Sawdust As A Material For Three-Dimentional Work With The Theme Of Majapahit By Class X-5 Of Sma Negeri 1 Bangsal Mojokerto
Abstrak
Serbuk kayu adalah limbah yang dapat diolah salah satunya menjadi suatu karya fungsional atau dikreasikan menjadi karya dengan nilai estetika untuk pajangan. Dengan adanya limbah serbuk kayu bekas pengrajin kayu yang menumpuk maka peneliti memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan untuk berkarya tiga dimensi di SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto dengan tema majapahit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses, hasil, dan respon guru serta siswa dalam berkarya tiga dimensi menggunakan sawdust sebagai media berkarya di kelas X-5 SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan identifikasi dan analisis data. Identifikasi data melalui wawancara, observasi secara langsung, dan dokumentasi di SMAN 1 Bangsal Mojokerto, dengan informasi mengenai bahan yang biasa digunakan untuk berkarya tiga dimensi adalah sabun batangan atau sabun mandi. Proses berkarya tiga dimensi mengunakan sawdust bertema majapahit oleh kelas X-5 SMA Negeri 1 Bangsal berjalan dengan penyampaian materi serta pengenalan bahan, kemudian penyampaian ketentuan karya yang dibuat yakni bertema majapahit dengan ukuran maksimal 30x30x30, dikerjakan secara berkelompok, membuat sketsa objek, mempersiapkan alat dan bahan, proses berkarya menggunakan teknik hand building hingga finishing. Hasil dari berkarya tiga dimensi yakni dikategorikan menjadi 2 jenis karya yaitu, karya bagus dan karya cukup. Kemudian, respon guru terhadap penelitian ini adalah sebuah bentuk inovasi dan eksplorasi dalam berkarya seni serta memanfaatkan limbah merupakan hal yang baik untuk menjaga lingkungan, respon siswa dalam kegiatan penelitian ini sebagai pengalaman baru dalam berkarya dengan yang sebelumnya menggunakan media itu-itu saja serta menjadikan siswa lebih antusias dalam kelas.
Abstract
Sawdust is a waste that can be processed into a functional work or created into a work with aesthetic value for display. With the accumulated waste of wood dust from carpenters, the researchers used the waste as a material to work in three dimensions at SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto with the theme majapahit. The purpose of this research is to find out and describe the process, results, and response of teachers and students in three-dimensional work using sawdust as a working medium in class X-5 of SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto. This research uses a qualitative method, with data identification and analysis. Data identification through interviews, direct observation, and documentation at SMAN 1 Mojokerto Ward, with information about materials commonly used for three-dimensional work are bar soap or bath soap. The three-dimensional work process using majapahit-themed sawdust by class X-5 State High School 1 Ward runs with the delivery of materials and material introduction, then the delivery of the provisions of the work made, namely themed majapahit with a maximum size of 30x30x30, worked in groups, sketching objects, preparing tools and materials, the process of working using hand building techniques to finishing. The result of three-dimensional work is categorized into 2 types of work, namely, good work and sufficient work. Then, the teacher's response to this research is a form of innovation and exploration in artwork and utilizing waste is a good thing to protect the environment, the student's response in this research activity is a new experience in working with those who previously used that media and made students more enthusiastic in the classroom.