THE USE OF KEIGO IN THE DRAMA WHAT COMES AFTER LOVE BY JUNG HAE SIM AND MOON HYUN SUNG : A SOCIOLINGUISTIC STUDY
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan keigo serta faktor sosial yang memengaruhi penggunaannya dalam drama What Comes After Love karya Jung Hae Sim dan Moon Hyun Sung. Drama ini merupakan kolaborasi Jepang–Korea yang menampilkan interaksi antarkarakter dengan latar sosial dan budaya yang berbeda, sehingga menarik untuk dikaji dari perspektif sosiolinguistik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa dialog antarkarakter yang mengandung unsur keigo yang diperoleh dari drama What Comes After Love episode 1 sampai episode 6. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan bentuk keigo ke dalam tiga jenis, yaitu sonkeigo, kenjougo, dan teineigo, serta menganalisis faktor sosial yang memengaruhi penggunaannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 percakapan yang mengandung penggunaan keigo. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa percakapan yang memuat dua hingga tiga unsur keigo dalam satu tuturan. Sehingga secara keseluruhan, data penggunaan keigo yang diperoleh terdiri atas 25 data sonkeigo, 20 data kenjougo, dan 64 data teineigo. Faktor sosial yang paling dominan memengaruhi penggunaan keigo dalam drama ini adalah status sosial dan situasi. Penggunaan keigo menunjukkan adanya hubungan profesionalitas, serta tingkat formalitas yang terjalin dalam interaksi antarkarakter Jepang dan Korea.
Kata kunci: sosiolinguistik, keigo, faktor sosial, drama Jepang–Korea
This study aims to describe the use of keigo and the social factors influencing its use in the drama What Comes After Love by Jung Hae Sim and Moon Hyun Sung. The drama is a Japan–Korea collaboration that portrays interactions among characters with different social and cultural backgrounds, making it an interesting object of analysis from a sociolinguistic perspective.
This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The data consist of inter-character dialogues containing keigo expressions taken from episodes 1 to 6 of the drama What Comes After Love. The data were collected using observation and note-taking techniques. Data analysis was conducted by classifying keigo into three types—sonkeigo, kenjougo, and teineigo—and by analyzing the social factors that influence their use.
The results show that there are 35 conversations containing keigo. Among these, several conversations include two to three keigo elements within a single utterance. Overall, the data consist of 25 instances of sonkeigo, 20 instances of kenjougo, and 64 instances of teineigo. The most dominant social factors influencing the use of keigo in this drama are social status and situational context. The use of keigo reflects professional relationships as well as the level of formality established in interactions among Japanese and Korean characters.
Keywords: sociolinguistics, keigo, social factors, Japan–Korea drama