Collaborative Governance dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya
Collaborative Governance on Complete Systematic Land Registration (PTSL) in Tanah Kali Kedinding Village, Kenjeran Sub-district, Surabaya City
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana Collaborative Governance diterapkan dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka teori Ansell & Gash (2007) yang menekankan empat komponen utama: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan, dan proses kolaboratif yang meliputi dialog, pembangunan kepercayaan, komitmen bersama, pemahaman bersama, dan pencapaian hasil antara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan PTSL sangat bergantung pada kualitas interaksi dan komunikasi antar pemangku kepentingan yang mencakup pemerintah kelurahan, aparat desa, masyarakat, dan institusi terkait lainnya. Kepemimpinan yang efektif dan terpercaya memainkan peran sentral dalam memediasi konflik dan membangun kepercayaan, sehingga mampu meningkatkan komitmen kolaboratif para pihak. Namun, terdapat berbagai tantangan seperti resistensi politik dari sebagian tokoh masyarakat, kendala administratif dalam pengurusan dokumen, serta keterbatasan kuota program yang berdampak pada penurunan partisipasi masyarakat. Penelitian ini mengungkap bahwa keberlanjutan program PTSL sangat bergantung pada keberhasilan membangun dialog terbuka dan inklusif serta memastikan transparansi dan kejelasan aturan dalam desain kelembagaan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman praktik Collaborative Governance di tingkat lokal serta rekomendasi bagi pengembangan strategi implementasi PTSL dan program serupa di daerah lain.
Kata Kunci: Collaborative Governance, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, PTSL, Pemerintah Kelurahan
This study aims to provide an in-depth description of how Collaborative Governance is implemented in the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program at Tanah Kali Kedinding Village, Kenjeran Subdistrict, Surabaya City. Utilizing a qualitative descriptive approach, data was collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The data was analyzed using the Ansell & Gash (2007) framework, emphasizing four key components: initial conditions, institutional design, leadership, and collaborative processes, including dialogue, trust building, shared commitment, mutual understanding, and intermediate outcomes. The findings indicate that the success of the PTSL implementation heavily depends on the quality of interactions and communications among stakeholders, which include local government officials, village apparatus, the community, and related institutions. Effective and trusted leadership plays a central role in mediating conflicts and fostering trust, thereby enhancing collaborative commitment among parties. However, challenges such as political resistance from some community leaders, administrative hurdles in document processing, and program quota limitations impact community participation. The study reveals that the sustainability of the PTSL program relies on fostering open and inclusive dialogue, as well as ensuring transparency and clear regulations in institutional design. These findings contribute significantly to understanding local-level Collaborative Governance practices and offer recommendations for improving the implementation of PTSL and similar programs in other regions.
Keywords: Collaborative Governance, Complete Systematic Land Registration, PTSL, Ansell & Gash, Leadership, Surabaya.