PEMETAAN TOPOGRAFI PADA PERUMAHAN X di KABUPATEN GRESIK.
TOPOGRAPHIC MAPPING ON HOUSING X in GRESIK REGENCY.
Pengukuran tanah sangat penting dalam mendukung berbagai proyek konstruksi modern, termasuk dalam pembuatan peta dan penentuan posisi pada proyek perumahan. Teknik pengukuran dengan Total Station yang dilengkapi GPS memungkinkan pengumpulan data koordinat yang akurat melalui metode poligon, yang diperlukan dalam pematokan kavling perumahan atau stakeout. Metode ini meliputi pengumpulan data koordinat lapangan dengan Total Station dan GPS, lalu pemrosesan data menggunakan Civil 3D untuk menghasilkan peta topografi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta topografi serta data stakeout di perumahan Andalusia Gresik. Pengukuran di Perumahan Andalusia menggunakan Total Station Topcon GTS 230N menunjukkan ketidaksesuaian antara batas tanah yang diukur dan peta siteplan, yang kemudian diperbaiki dengan pemotongan jalan guna memaksimalkan penggunaan lahan. Satu kavling berukuran 7 x 12 m tidak bisa dipatok karena melebihi batas tanah yang ditetapkan pada siteplan. Hasil elevasi mengindikasikan selisih ketinggian ±0,3 m dari jalan serta adanya gundukan setinggi ±1,4 m. Peta topografi yang dihasilkan menunjukkan satu balai pertemuan dan 42 kavling rumah dengan berbagai ukuran.
Kata Kunci: Pengukuran tanah, Total Station, Civil 3D, Peta Topografi, dan Siteplan
Land surveying is essential in supporting a variety of modern construction projects, including in mapping and positioning housing projects. The measurement technique with the GPS-equipped Total Station allows the collection of accurate coordinate data through the polygon method, which is necessary in residential plot mapping or stakeout. This method includes collecting field coordinate data with Total Station and GPS, then data processing using Civil 3D to produce accurate topographic maps. This study aims to produce topographic maps and stakeout data in Andalusia Gresik housing. Measurements in Andalusia Housing using the Topcon GTS-230N Total Station showed a discrepancy between the measured land boundary and the siteplan map, which was then corrected by cutting roads to maximize land use. One plot measuring 7 x 12 m cannot be pegged because it exceeds the land limit set in the site plan. The elevation results indicate a height difference of ±0.3 m from the road and the existence of a mound as high as ±1.4 m. The resulting topographic map shows one meeting hall and 42 plots of houses of various sizes.
Keywords: Land Survey, Total Station, Civil 3D, Topographic Map, and Siteplan