Rochim, Roudhoutul Aulia. 2022. Pengembangan
Perangkat Pembelajaran IPA Model
Project Based Learning Terintegrasi STEM untuk
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif . Tesis, Program Studi Pendidikan Sains, Program
Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I). Prof. Dr. Prabowo,
M.Pd. (II) Dr. Mohammad
Budiyanto, S.Pd., M.Pd .
Kata Kunci: Model Project
Based Learning , Kemampuan Pemahaman Konsep, Keterampilan Berpikir Kreatif,
Tekanan Zat dan Penerapannya.
Penelitian
ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan
pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang digunakan
pada kegiatan pembelajaran tekanan zat dan penerapannya di kelas VIII.
Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus, RPP, LKPPD, handout , instrumen tes keterampilan
berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik ini mengacu pada model four D model (4D). Perangkat pembelajaran yang
dikembangkan menggunakan model pembelajaran Project Based
Learning . Model ini merupakan model
pembelajaran yang menitikberatkan pada penyelesaian masalah dalam k ehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan bidang ilmu
STEM agar keterampilan berpikir kreatif peserta didik terlatih melalui kegiatan
pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan
(Developmental research ) pada
perangkat pembelajaran model Project
Based Learning . Perangkat pembelajaran diujicobakan pada kelas VIII
SMP Islam Mbah Bolong Watugaluh pada semester genap tahun ajaran 2021/2022
dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design . Teknik pengumpulan data berupa observasi,
lembar tes, dan angket, serta selanjutnya data dianalisis secara deskriptif
kuantitatif dan kualitatif. Perangkat yang dikembangkan terlebih dahulu
divalidasi oleh para ahli untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran
yang diterapkan. Perangkat pembelajaran yang diimplementasikan menggunakan uji
coba luas sebanyak 30 peserta didik kelas VIII secara acak dengan tiga kali
replikasi. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui kesesuaian perangkat
pembelajaran yang dikembangkan dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan.
Keterampilan berpikir kreatif peserta didik dan hasil belajar peserta didik
diukur menggunakan instrumen tes berupa soal esai 5 untuk keterampilan berpikir
kreatif dan 25 soal untuk hasil belajar peserta didik. hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dinyatakan
praktis, didasarkan pada: (a) tingkat keterlaksanaan pada setiap fase
pembelajaran tergolong “baik” dan “sangat baik” (b) hambatan yang diterima
dalam pembelajaran dapat diatasi sehingga proses pembelajaran dapat mencapai
tujuan yang diharapkan, dan (c) aktivitas seluruh peserta didik tergolong dalam
criteria “baik” dan “sangat baik”, (3) perangkat pembelajaran telah
dikembangkan dinyatakan efektif karena dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep keterampilan berpikir kreatif,
serta memperoleh respon sangat baik dari subyek penelitian. Dengan demikian,
dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan
dinyatakan layak untuk dikembangkan.