Estetika Tari Codhi’ Sumekar Karya Taufikurrahman Di Kabupaten Sumenep
Aesthetics of Codhi' Sumekar Dance by Taufikurrahman in Sumenep Regency
Abstrak
Tari Codhi’ Sumekar merupakan karya koreografi dari Taufikurrahman, seorang pendiri Sanggar Tari Bhumi Jokotole di Kota Sumenep. Tari Codhi’ Sumekar berbentuk tari putri berpasangan, yaitu menggambarkan keterampilan dan ketangguhan perempuan Madura dalam berolah senjata codhi’ untuk menjaga keselamatan, martabat, dan kehormatannya. Bentuk tari ini dilengkapi dengan properti berupa codhi’ (belati atau keris kecil) yaitu senjata yang lazim digunakan oleh perempuan di masa lalu. Ketertarikan penulis pada pemilihan topik kajian estetika karena melihat keunikan pada Tari Codhi’ Sumekar ini yang terletak pada pola gerak yang dinamis, tegas, properti yang digunakan memiliki fungsi ganda, dan masih eksis tidak hanya di masyarakat tapi juga dikalangan pelajar. Selain itu, bentuk dan gaya Tari Codhi’ Sumekar menunjukkan ciri-ciri ke-Madura-an yang sangat khas baik dari sisi pola gerak maupun musik tarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan nilai estetika bentuk Tari Codhi’ Sumekar, dengan menggunakan pendekatan teori bentuk yang diungkap oleh Soedarsono (1978), teori estetika yang diungkap oleh Elizabeth R. Hayes (1959), didukung juga literatur tentang budaya Madura. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui: studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi dan pendokumentasian. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, klasifikasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Tari Codhi’ Sumekar secara struktural terdiri dari 5 bagian meliputi: bagian pembuka, bagian pokok 1, pokok 2, pokok 3 dan penutup. Seluruh bagian tersebut didukung dengan 26 jenis motif gerak. Selain itu, kesatuan bentuk Tari Codhi’ Sumekar secara visual didukung dengan desain rias busana yang khas menggunakan karompi monte dan calana tello’ per empa’. Musik tari menggunakan gamelan. Properti menggunakan keris kecil (codhi’). Elemen nilai estetika Tari Codhi’ Sumekar dapat dilihat menggunakan konsep estetika Elizabeth R. Hayes yaitu unity, variety, repetition, contrast, transition, sequence, climax, proportion, balance, dan harmony. Selain kesepuluh elemen tersebut, estetika atau keindahan Tari Codhi’ Sumekar juga sesuai dengan latar belakang dan gaya Madura yang kemudian didukung oleh motif-motif gerak dengan teknik ke-Maduraan serta musik tari dengan menggunakan kidungan berbahasa Madura.
Kata kunci: Estetika, Tari Codhi’ Sumekar, Taufikurrahman, Sumenep.
Abstract
Codhi' Sumekar dance is a choreographic work of Taufikurrahman, a founder of the Bhumi Jokotole Dance Studio in Sumenep City. Codhi' Sumekar dance is in the form of a paired female dance, which describes the skills and toughness of Madurese women in practicing codhi' weapons to maintain their safety, dignity and honor. This dance form is equipped with a property in the form of codhi' (dagger or small dagger) which is a weapon commonly used by women in the past. The author's interest in choosing the topic of aesthetic studies is because he sees the uniqueness of this Codhi 'Sumekar Dance which lies in the dynamic, firm movement patterns, the properties used have multiple functions, and still exist not only in society but also among students. In addition, the form and style of the Codhi 'Sumekar Dance show very distinctive Madurese characteristics both in terms of movement patterns and dance music. This study aims to reveal the form and aesthetic value of the form of Codhi' Sumekar Dance, using the form theory approach as revealed by Soedarsono (1978), the aesthetic theory expressed by Elizabeth R. Hayes (1959), supported also by literature on Madurese culture. The research was conducted using qualitative methods, with data collection techniques through: literature study, observation, interviews and documentation and documentation. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data classification, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the form of Codhi 'Sumekar Dance structurally consists of 5 parts including: opening part, main part 1, main 2, main 3 and closing. All of these sections are supported by 26 types of motion motifs. In addition, the unified form of the Codhi' Sumekar Dance is visually supported by a distinctive fashion makeup design using karompi monte and calana tello' per empa'. Dance music using gamelan. The property uses a small kris (codhi'). Elements of the aesthetic value of Codhi' Sumekar Dance can be seen using the aesthetic concept of Elizabeth R. Hayes, namely unity, variety, repetition, contrast, transition, sequence, climax, proportion, balance, and harmony. In addition to these ten elements, the aesthetic or beauty of the Codhi' Sumekar Dance is also in accordance with the Madurese background and style which is then supported by movement motifs with Madurese techniques and dance music using Madurese language song.
Keywords: Aesthetics, Codhi 'Sumekar Dance, Taufikurrahman, Sumenep.