Strategi Berbicara Siswa untuk Mengatasi Tantangan Berbicara di Kampung Inggris Pare Kediri
Students' Speaking Strategies to Overcome Speaking Challenges at Kampung Inggris Pare Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dalam berbicara bahasa Inggris serta strategi yang digunakan oleh siswa dan alumni kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, Kediri. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan desain ex-post facto. Subjek penelitian terdiri dari 92 responden dari berbagai lembaga kursus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan 40,3% responden mengalami tantangan linguistik, terutama dalam kosakata, tata bahasa, dan pelafalan. Sebanyak 17,42% mengatasi masalah dengan strategi sosial. Dapat disimpulkan bahwa strategi sosial meningkatkan kemampuan berbicara dengan efektif. Disarankan pihak kursus dapat menciptakan lingkungan belajar yang interaktif.
Kata kunci: Tantangan berbicara, Strategi berbicara, Kusus Bahasa Inggris
This study aims to investigate the challenges in speaking English and the strategies used to overcome it by students and ex-students of English course programs in Kampung Inggris, Pare, Kediri. The research employed a mixed-method approach with an ex-post facto design. The subjects were 92 participants from various English institutions. Data were collected using questionnaires and analyzed quantitatively and qualitatively. The results show that 40.3% of respondents faced linguistic challenges, especially in vocabulary, grammar, and pronunciation. Meanwhile, 17.42% used social strategies such as peer interaction and group discussion. It is concluded that linguistic problems are dominant, but social strategies are effective. It is suggested that interactive learning environments be encouraged.
Key words: Speaking challenges, Speaking strategies, English Courses.