Pengaruh Electronic Health Literacy terhadap Cyberchondria pada Mahasiswa
Electronic Health Literacy’s Influence on Cyberchondria among Undergraduate Students
Electronic Health Literacy merupakan kemampuan seeorang dalam mendapatkan, memrosesan, mendalami, serta mengkomunikasikan informasi kesehatan yang diperlukan untuk membuat keputusan kesehatan yang tepat sehingga memiliki Electronic Health Literacy yang tinggi dapat mengurangi dampak yang tidak diinginkan dari Cyberchondria. Pada realitanya 3 dari 4 responden lebih dulu mencari informasi kesehatan di search engine sebelum pergi ke dokter, tidak pernah pergi ke dokter, mengandalkan informasi online, merasa takut karena merasakan hal yang sama dengan gejala pada informasi kesehatan online. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari Electronic Health Literacy terhadap Cyberchondria pada Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 85 mahasiwa jurusan Sistem Informasi Universitas X. Penelitian ini menggunakan instrumen I-eHEALs dan CSS. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dari variabel Electronic Health Literacy terhadap Cyberchondria. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0.039> 0.05. Implikasi dari penelitian ini adalah setiap pertambahan 1% Electronic Health Literacy maka Cyberchondria akan naik sebesar 1.086. Keterbatasan penelitian ini adalah pengisisan kuesioner dengan Self-reported sehingga data tidak sepenuhnya mewakili situasi, pemikiran, atau perilaku yang sebenarnya.
Electronic Health Literacy is the ability of a person to obtain, process, examine, and communicate the health information needed to make the right health decisions so that having a high level of Electronic Health Literacy can reduce the unwanted impact of cyberchondria. In reality, three out of four respondents first searched for health information in search engines before going to a doctor, never went to the doctor, relied on online information, feared to feel the same thing as symptoms on online health information. This study was conducted to find out if there was any influence of Electronic Health Literacy on Cyberchondria in Students. The study uses a quantitative method approach with the subjects of the study of 85 students of the University of X Information Systems. The research uses the instruments I-eHEALs and CSS. The results in this study show the positive influence of the variable Electronic Health Literacy on Cyberchondria. This is shown with a significance of 0.039>05. The implication of this study is that every 1% increase in Electronic Health Literacy then Cyberchondria will rise by 1.086. The limitation of this research is the sorting of questionnaires with Self-reported data so that the data does not fully represent actual situations, thoughts, or behaviors.