Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menganalisis kelayakan, mengetahui respon siswa, dan mengetahui serta menganalisis efektivitas dari E-modul Manajemen Perkantoran pada fase F elemen Komunikasi di Tempat Kerja kelas XI berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan bantuan Sigil Software untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Latar belakang dari penelitian ini berangkat dari permasalahan kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan standar Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Surabaya, serta metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang bervariasi eperti penggunaan LKS, papan tulis, dan presentasi melalui PowerPoint yang kurang divariasikan sehingga membuat siswa merasa jenuh dan kurang tertarik pada pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal, ditemukan bahwa siswa belum menunjukkan kemampuan berpikir kreatif yang optimal, terlihat dari rendahnya orisinalitas jawaban mereka dalam tugas-tugas yang diberikan, di mana sebagian besar siswa hanya menyalin informasi dari internet. Elemen yang digunakan dalam pengembangan e-modul ini adalah elemen Komunikasi di Tempat Kerja dalam mata pelajaran konsentrasi keahlian Manajemen Perkantoran fase F. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pengumpulan data dilakukan melalui validasi ahli materi dan media, angket respon siswa, serta tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil validasi dari para ahli mendapatkan nilai sebesar 96,25% dari ahli materi dan 95% dari ahli media, lalu hasil perolehan dari lembar angket respon siswa menunjukkan nilai sebesar 97,08% dan kategori interpretasi dari ketiga nilai tersebut adalah “sangat layak”. Hasil perolehan nilai tersebut menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinilai sangat valid baik dari aspek isi materi maupun aspek media pembelajaran. Respon siswa terhadap e-modul juga sangat positif, dengan hasil angket menunjukkan kategori sangat praktis dan menarik. Analisis data pretest dan posttest menunjukkan bahwa penggunaan e-modul ini efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama pada indikator orisinalitas, elaborasi, keluwesan, dan kelancaran berpikir. Dengan demikian, pengembangan e-modul berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan bantuan Sigil Software pada elemen Komunikasi di Tempat Kerja terbukti layak, praktis, dan efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendorong kemampuan berpikir kreatif siswa SMK di era digital.
Kata kunci: E-modul, Project Based Learning (PjBL), Sigil Software, Komunikasi di Tempat Kerja, Berpikir Kreatif, 4D