Perancangan Desain User Interface Aplikasi BISINDO Untuk remaja Usia 12 - 24 tahun di Surabaya
Designing the User Interface Design of the BISINDO Application for Teenagers Aged 12 - 24 Years in Surabaya
Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) merupakan salah satu alat komunikasi penting bagi penyandang tunarungu dan komunitas tuli di Indonesia. Namun, keterbatasan akses informasi dan minimnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan remaja membuat pembelajaran BISINDO belum optimal, khususnya di kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep proses perancangan desain aplikasi BISINDO, dan menghasilkan desain yang sesuai dengan kebutuhan remaja usia 12 – 24 di Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). MDLC terdiri dari enam tahapan utama yaitu concept, design , material collecting assembly, testing dan distribution (Broman & Purwanto,2019). Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan kebutuhan pengguna serta preferensi desain yang sesuai. Hasil akhir dari perancangan ini adalah sebuah desain aplikasi BISINDO yang memiliki antarmuka sederhana, mudah digunakan. Aplikasi dilengkapi fitur pencarian kosakata, tampilan kategori visual, serta desain yang ramah bagi pengguna remaja. Berdasarkan hasil validasi, desain ini dapat menjadi solusi pembelajaran bahasa isyarat BISINDO yang inklusif dan mendorong peningkatan literasi komunikasi isyarat di kalangan remaja Surabaya.
Indonesia Sign Language (BISINDO) is one of the important communication tools for the deaf and the deaf community in Indonesia. However, limited access to information and the lack of interesting learning media that are in accordance with the needs of adolescents make BISINDO learning less than optimal, especially in the city Surabaya. This study aims to describe the concept, design process of the BISINDO application design and produce an easy design, in accordance with the needs of adolescents aged 12 – 24 years in Surabaya. The method used in this study is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method which is widely applied in research that focuses on mobile applications that utilize text, image, video and audio elements. MDLC consists of six main stages, namely concpet (conceptualization stage), design (design stage), material collecting (material collection), assembly (manufacturing process), testing (testing stage) and distribution (distribution) (Rohnat Indra Broman & Yogi Purwanto,2019). The data obtained is analyzed to determine user needs and appropriate design preferences.
The final result of this design is a BISINDO application design that has a simple, attractive interface. The application is equipped with vocabulary search features, visual category displays and a design that is friendly to teenage users. This design is exprected to bea n inclusive BISINDO sign language learning solution and encourage increased sign communication literacy among Surabaya teenagers.