PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL KEPALA SEKOLAH BERBASIS E-MODUL DI KOTA YOGYAKARTA
DEVELOPMENT OF PRINCIPALS PROFESSIONAL COMPETENCE BASED ON E-MODULE IN YOGYAKARTA CITY
Sebagai pemimpin sekolah, kepala sekolah harus mampu mengelola sekolah secara efektif, memimpin pembelajaran secara visioner, dan menjamin mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kompetensi bukan hanya sekedar syarat untuk menjadi kepala sekolah melainkan pondasi utama yang bermakna dan berdampak. Namun, di Kota Yogyakarta pelatihan kompetensi yang tersedia hanya pelatihan tatap muka yang membutuhkan waktu 1-2 minggu, sedangkan kepala sekolah di Kota Yogyakarta mengeluhkan waktu yang banyak terbuang hanya untuk pelatihan sedangkan kewajiban di sekolah tertinggal. Di samping itu di Kota Yogyakarta kepala sekolah belum banyak mendapatkan pelatihan yang fleksibel dan mandiri. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan e-modul kompetensi profesional kepala sekolah yang interaktif dan mandiri untuk memfasilitasi kepala sekolah yang ingin meningkatkan kompetensinya yang nantinya akan dinilai pada kegiatan evaluasi kinerja kepala sekolah. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang dikemukakan oleh Branch (2009) dengan melewati lima tahapan pengembangan yakni analisis, desain, development, implemntasi, dan evaluasi. Hasil dari pengembangan e-modul ini menunjukkan bahwa validasi ahli materi sebesar 85,09% dan hasil validasi ahli media sebesar 97,91%. Kedua hasil tersebut menunjukkan kriteria sangat valid dan layak untuk diuji cobakan dalam kelompok kecil. Adapun hasil dari uji coba pengguna kelompok kecil sebesr 85% yang termasuk kategori sangat valid atau sangat layak untuk digunakan untuk mendukung peningkatan kompetensi profesional kepala sekolah di Kota Yogyakarta.
Kata Kunci : Kompetensi Profesional, Model ADDIE, E-Modul Kepala Sekolah
As the leader of the school, the principal must be able to manage the school effectively, lead learning with a visionary approach, and ensure the sustainable quality of education. Competence is not merely a requirement to become a principal, but rather the fundamental foundation that is meaningful and impactful. However, in Yogyakarta City, available competency training is limited to face to face sessions that take 1-2 weeks, while school principals in Yogyakarta complain about the significant time wasted on training, wich causes their school duties to be neglected. In addition, many principals in Yogyakarta have not yet received flexible and independent training. Therefore, the purpose of this study is to develop an interactive and self directed e-module on principals professional competencies to facilitate school principals who wish to improve their competencies, which will later be assessed in the school principals performance evaluation. This research and development uses the ADDIE model proposed by Branch (2009), which consists of five development stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the e-module development showed that the material expert validation score was 85,09% and the media expert validation score was 97,91%. Both results indicate that the module is highly valid and feasible for small group testing. Furthermore, the small group user trial resulted in a score of 85%, which falls into the category of very valid or highly feasible to support the improvement of principals professional competence in Yogyakarta City.
Keywords : Professional Competence, ADDIE Model, Principal E-Module