IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM INFORMASI DESA SIAP (OPENSID) DI DESA SIWALAN KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK
IMPLEMENTATION OF THE SIAP VILLAGE INFORMATION SYSTEM (OPENSID) PROGRAM IN SIWALAN VILLAGE, PANCENG DISTRICT, GRESIK REGENCY
Implementasi kebijakan pada substansinya merupakan realisasi agar sebuah kebijakan dapat mencapai tujuan melalui program yang dijalankan. Pemerintah Desa Siwalan selaku unit pemerintahan terkecil mengimplementasikan Program Sistem Informasi Desa Siap (OpenSID) bagian dari upaya transformasi digital Pemerintah Kabupaten Gresik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan efisien, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Gresik Nomor 38 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Sistem Informasi Desa Siap (OpenSID) di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III, yang mencakup empat indikator utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Sistem Informasi Desa Siap (OpenSID) di Desa Siwalan masih menghadapi berbagai tantangan. Dari aspek komunikasi, transmisi informasi kebijakan belum maksimal, baik kepada perangkat desa maupun masyarakat, dan masih terdapat kekurangan dalam kejelasan dan konsistensi instruksi teknis. Dari sisi sumber daya, meskipun infrastruktur dasar memadai, keterbatasan perangkat lunak (penggunaan versi umum) dan minimnya dukungan SDM serta anggaran menjadi kendala utama. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen, namun semangat kerja menurun akibat tidak adanya insentif. Struktur birokrasi juga belum optimal, ditandai dengan belum tersusunnya SOP dan rendahnya koordinasi internal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan strategi komunikasi kebijakan, penyusunan SOP, penguatan kapasitas SDM, pemberian insentif, serta pembaruan sistem menuju versi premium untuk mendukung keberlanjutan implementasi digitalisasi pemerintahan desa.
Policy implementation, in essence, is the realization of efforts to ensure that a policy achieves its objectives through the execution of specific programs. Siwalan Village, as the smallest unit of government, implements the Village Information System Program (OpenSID) as part of the digital transformation initiative launched by the Gresik Regency Government to establish transparent, accountable, and efficient village governance, in accordance with Gresik Regent Regulation Number 38 of 2023. This study aims to describe the implementation of the Village Information System Program (OpenSID) in Siwalan Village, Panceng Sub-district, Gresik Regency. This research employs a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. The analysis is based on George C. Edward III’s policy implementation theory, which includes four main indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings indicate that the implementation of OpenSID in Siwalan Village faces several challenges. In terms of communication, policy transmission remains incomplete, especially towards village residents, and there are issues of unclear and inconsistent technical instructions. Regarding resources, although the basic infrastructure is adequate, the use of the standard version of OpenSID, limited human resources, and insufficient budget support hinder optimal performance. While the disposition of implementers shows commitment, the lack of incentives has affected work motivation. Additionally, the bureaucratic structure is still suboptimal, as indicated by the absence of specific Standard Operating Procedures (SOPs) and low internal coordination. This study recommends enhancing policy communication strategies, drafting clear SOPs, strengthening human resource capacity, providing consistent incentives, and upgrading to the premium version of OpenSID to support the sustainability of digital village governance.