PELATIHAN OLAH TUBUH PADA EKSTRAKURIKULER SENI TARI TARI TANJUNG GEMIRANG TERHADAP KEBERHASILAN GERAK DI SMP NEGERI 18 GRESIK
PHYSICAL TRAINING IN THE EXTRACURRICULAR ART OF TANJUNG GEMIRANG DANCE ON THE SUCCESS OF MOVEMENT AT STATE JUNIOR HIGH SCHOOL 18 GRESIK
Penelitian didasarkan pada pentingnya kualitas gerak dalam pembelajaran seni tari, menurut Soedarsono (1999) tari merupakan ekspresi jiwa manusia yang ditunjukan melalui gerak yang ritmis dan estetis. Sehingga, kualitas gerak penting untuk menyampaikan ekspresi dan makna dari sebuah tarian. Oleh karena itu, penari harus memiliki tubuh yang siap untuk mencapai kualitas gerak yang bagus. Begitu pula dengan tari yang ada di lingkungan sekolah. Namun, dalam kenyataannya kegiatan ekstrakurikuler tari di sekolah banyak yang tidak melakukan olah tubuh secara sistematis lebih cenderung langsung masuk dalam materi pembelajaran tari. Sehingga menyebabkan siswa kesulitan melakukan gerak tari yang luwes, terkendali, dan ekspresif sesuai teknik. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada penggunaan pelatihan olah tubuh untuk meningkatkan kemampuan gerak siswa, khususnya pada tari Tanjung Gemirang. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana proses pelatihan olah tubuh dalam ekstrakurikuler tari Tanjung Gemirang di SMP Negeri 18 Gresik? Dan (2) Bagaimana hasil pelatihan olah tubuh terhadap keberhasilan gerak?
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan pelatih dan siswa, dokumentasi visual, serta analisis dokumen pendukung. Penelitian difokuskan pada tahapan pelatihan olah tubuh, jenis teknik yang digunakan, serta manfaat olah tubuh dalam membantu siswa meningkatkan kemampuan gerak siswa.
Pelatihan olah tubuh dimulai dengan latihan pemanasan, peregangan, dan pelenturan tubuh. Kemudian dilakukan latihan penguasaan gerak dasar tari Tanjung Gemirang seperti mendhak, ndegeg, leyeh kanan kiri, mayu, dan ogek lambung
Hasil pelatihan ini berdampak signifikan pada keberhasilan gerak siswa. Saat siswa menari, mereka mengalami peningkatan kelenturan tubuh, keseimbangan, dan ekspresi lebih hidup dan komunikatif.
The research is based on the importance of movement quality in learning dance art, according to Soedarsono (1999) dance is an expression of the human soul which is shown through rhythmic and aesthetic movements. So, the quality of movement is important to convey the expression and meaning of a dance therefore, dancers must have a body that is ready to achieve a good quality of movement. Likewise with dance in the school are many who do not systematically exercise and are more likely to be directly included in dance learning materials. So that it causes students to have difficulty performing flexible, controlled, and expressive dance movements according to technique. Therefore, this study focuses on the use of physical training to improve students’ movement skills, especially in the Tanjung Gemirang dance. The formulation of the problem in this study includes: (1) what is the process of training physical exercise in the Tanjung Gemirang dance extracurricular at junior high school 18 Gresik? And (2) what are the results of physical training on movement success?
This research uses a qualitative approach. Data collection through observation, interviews with trainers and students, visual documentation, and analysis of supporting documents. The research focuses on the stages of physical exercise training, the type of techniques used, and the benefits of physical exercise in helping students improve students’ movement skills. Exercise training begins with warm-up, stretching, and exercise. Then exercises were carried out to master the basic movements of the Tanjung Gemirang dance such as mendhak, ndegeg, leyeh right and left, mayu, and ogek lambung.
The results of this training have a significant impact on the success of student movements. When students dance, they experience increased body flexibility, balance, more lively and communicative expression.