PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN DASAR BAGI ANAK NELAYAN DI SURABAYA
FULFILLMENT OF THE RIGHT TO BASIC EDUCATION FOR FISHERMEN'S CHILDREN IN SURABAYA
Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan berbagai peraturan perundang-undangan lainnya. Pada kenyataannya, masih banyak anak-anak dari kelompok masyarakat, seperti anak nelayan, yang menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan dasar. Kota Surabaya sebagai kota pesisir memiliki komunitas Nelayan yang cukup besar, namun belum seluruh anak dari keluarga nelayan menikmati pendidikan yang layak. Kondisi ini mendorong perlunya dilakukan penelitian untuk mengkaji sejauh mana pemenuhan hak pendidikan dasar bagi anak nelayan di Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak pendidikan dasar bagi anak-anak dari keluarga nelayan di Surabaya, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya yang telah dilakukan pemerintah maupun masyarakat dalam mengatasi persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan anak-anak nelayan, orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintah terkait, dan dokumentasi terhadap data-data pendidikan. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak pendidikan dasar bagi anak nelayan di Surabaya masih belum optimal. Beberapa kendala utama yang ditemukan antara lain kondisi ekonomi kurangnya fasilitas pendidikan di daerah pesisir, atau adanya tuntutan untuk membantu orang tua bekerja di laut. Pemerintah kota telah melakukan beberapa upaya seperti pemberian bantuan pendidikan dan program afirmasi, namun implementasinya masih perlu ditingkatkan agar lebih tepat sasaran. Diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menjamin terpenuhinya hak pendidikan dasar anak-anak nelayan secara menyeluruh.
Kata Kunci: Hak pendidikan, anak nelayan, pendidikan dasar, Surabaya, penelitian empiris.
Education is a fundamental right of every child, as guaranteed by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and various other laws and regulations. However, in practice, many children from marginalized communitiessuch as the children of fishermen continue to face numerous obstacles in accessing basic education. Surabaya, as a coastal city, has a sizeable fishing community, yet not all children from fishermen families enjoy adequate educational opportunities. This situation necessitates research to examine the extent to which the right to basic education is being fulfilled for fishermen’s children in Surabaya. The purpose of this study is to determine how the right to basic education is fulfilled for children from fishermen families in Surabaya, and to identify the inhibiting factors as well as the efforts made by both the government and the community to overcome these challenges. This research employs an empirical method with a socio-legal (juridical-sociological) approach. Data were collected through observations, interviews with fishermen’s children, parents, community leaders, and relevant government officials, as well as documentation of educational records. The analytical technique used is descriptive-qualitative, aiming to portray the actual conditions in the field. The findings indicate that the fulfillment of the right to basic education for fishermen’s children in Surabaya remains suboptimal. Several main obstacles were identified, including economic hardship, the lack of adequate educational facilities in coastal areas, and the expectation that children assist their parents in fishing activities. The city government has taken several initiatives, such as providing educational assistance and implementing affirmative programs. However, the implementation of these programs still requires improvement to ensure they reach the intended targets effectively. A stronger synergy between the government, educational institutions, and the community is essential to comprehensively ensure the fulfillment of the basic education rights of fishermen’s children.
Keywords: Right to education, fishermen's children, basic education, Surabaya, empirical research.