Kesiapan Masyarakat dan Dukungan untuk Sukses dalam Relokasi ke Ibu Kota Baru
Community Readiness and Support for Success in Relocating to the New Capital City
Ibukota berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan. Tujuan pemindahan ibu kota Indonesia adalah untuk meminimalkan kesenjangan ekonomi antara Jawa dan daerah lainnya, sekaligus mengatasi semakin tidak layaknya Jakarta akibat kepadatan penduduk, penurunan lingkungan, dan penurunan standar hidup. Namun demikian, kesiapan masyarakat tetap menjadi perhatian penting. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian eksplanatori dengan desain retrospektif untuk menyelidiki bagaimana perilaku individu, yang dipengaruhi oleh kesiapan dan dukungan mereka terhadap IKN sebagai ibu kota ramah lingkungan, membentuk harapan mereka terhadap IKN sebagai kota berkelanjutan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang Indonesia menunjukkan perilaku lingkungan yang tidak memadai, sehingga mewujudkan kota hijau menjadi lebih sulit. Untuk berkembang, IKN membutuhkan infrastruktur yang lebih baik, transportasi umum yang lebih baik, dan jalur pejalan kaki yang lebih baik, selain perubahan gaya hidup yang mendorong keberlanjutan, seperti penggunaan energi terbarukan dan pengurangan emisi CO2.
The capital city functions as a hub for government and commerce. Moving Indonesia’s capital is expected to minimize the economic gap between Java and other regions while addressing Jakarta's increasing unfitness due to overcrowding, environmental decline, and low living standards. Nonetheless, society's readiness is still an essential concern. This research employed an explanatory method with a retrospective design to investigate how individuals' behaviors, which are influenced by their readiness and support for IKN as an eco-friendly capital, shaped their expectations of IKN as a sustainable city. Our findings underscore the urgency of the situation. The current environmental behaviors of the Indonesian people may not be sufficient for realizing a green city. Immediate action is needed to address this. To succeed, the IKN needs better infrastructure, enhanced public transportation, improved walking pathways, and lifestyle changes that encourage sustainability, like using renewable energy and reducing CO2 emissions.