EXPLORATION OF ID, EGO, AND SUPEREGO CONFLICTS IN INDIVIDUALS WITH GENERALIZED ANXIETY DISORDER: A PSYCHOANALYTIC PERSPECTIVE
Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah gangguan psikologis yang ditandai oleh kekhawatiran berlebihan, menetap, dan sulit dikendalikan meski tanpa pemicu jelas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika konflik Id, Ego, dan superego pada individu dengan GAD berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga partisipan dewasa muda yang telah terdiagnosis GAD. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pendekatan semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik.
Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh pola konflik psikodinamik utama, yakni: (1) pola asuh otoriter yang membentuk superego kaku; (2) perfeksionisme sebagai negosiasi ego terhadap tekanan superego; (3) stigma sosial yang memperkuat rasa bersalah; (4) penghindaran stressor sebagai mekanisme pertahanan; (5) ketergantungan pada solusi sementara; (6) paparan informasi digital yang menciptakan ketegangan, serta; (7) siklus kecemasan kronis yang berulang karena ketidakseimbangan dalam struktur psikis.
Ketegangan kronis antar struktur Id, Ego, dan Superego terbukti menjadi sumber utama kecemasan menetap pada partisipan. Penelitian ini memperkaya literatur psikodinamik dalam memahami GAD dan membuka peluang pengembangan intervensi psikologis berbasis eksplorasi konflik intrapsikis.
Kata kunci: Generalized Anxiety Disorder, Psikoanalisa, Konflik Id-Ego-Superego
Generalized Anxiety Disorder (GAD) is a psychological disorder characterized by excessive, persistent, and uncontrollable worry, even in the absence of clear triggers. This study aims to explore the dynamic conflicts between the Id, Ego, and Superego in individuals with GAD, using Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. A qualitative approach with a case study design was employed, involving three young adult participants diagnosed with GAD. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis.
The findings identified seven major patterns of psychodynamic conflict: (1) authoritarian parenting that formed a rigid superego; (2) perfectionism as the ego’s way of negotiating superego pressure; (3) social stigma reinforcing guilt; (4) avoidance of stressors as a defense mechanism; (5) dependence on short-term solutions; (6) digital information exposure causing internal tension; and (7) a recurring cycle of chronic anxiety due to imbalanced psychic structure.
Chronic tension among the Id, Ego, and Superego was shown to be a core source of persistent anxiety in the participants. This study contributes to the psychodynamic understanding of GAD and highlights the potential for psychological interventions that address intrapsychic conflicts.
Keywords: Generalized Anxiety Disorder, Psychoanalysis, Id-Ego-Superego Conflict