ANALISIS SWOT KEGAGALAN TIM NASIONAL BOLA BASKET 5 ON 5 PUTRI INDONESIA PADA ASEAN UNIVERSITY GAMES 2024
SWOT ANALYSIS OF THE FAILURE OF THE INDONESIAN WOMEN’S 5 ON 5 NATIONAL BASKETBALL TEAM AT THE 2024 ASEAN UNIVERSITY GAMES
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji alasan di balik kegagalan Tim Nasional Bola Basket 5 on 5 Putri Indonesia dalam kompetisi ASEAN University Games (AUG) 2024 dengan menggunakan analisis statistik kinerja pemain serta analisis SWOT. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, berdasarkan data statistik pertandingan yang mencakup Field Goals, tembakan 2 point, tembakan 3 point, Free Throw, Rebound, Assist, Turnovers, Steal, Block, Fouls, Efficiency, plus/minus, dan jumlah poin yang diperoleh. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Indonesia memiliki beberapa keunggulan seperti tingginya akurasi Free Throw, dominasi dalam Rebound, dan agresivitas dalam mendapatkan Fouls. Akan tetapi, kelemahan yang utama terlihat dari rendahnya efektivitas tembakan luar (3 Point), Field Goals, dan ketidakstabilan dalam permainan ofensif. Ada potensi peningkatan kinerja pada aspek tembakan di paint area, Assist, Steal, Efficiency, serta akumulasi poin, sedangkan ancaman terbesar muncul dari tingginya turnover yang memberikan keuntungan poin kepada lawan. Secara keseluruhan, kegagalan Indonesia tidak disebabkan oleh satu hal saja, melainkan oleh kombinasi ketidakefektifan dalam menyerang dan distribusi kontribusi pemain yang tidak merata. Untuk meningkatkan performa tim di kompetisi yang akan datang, perlu dilakukan optimalisasi peluang dan penguatan strategi yang berbasis data.
Kata Kunci: Bola Basket, Analisis SWOT, Statistik Pertandingan, Performa Atlet, Tim Nasional
This research seeks to examine the reasons for the Indonesian Women’s National 5on5 Basketball Team's unsuccessful performance at the ASEAN University Games (AUG) 2024, using statistical analysis and SWOT methodology. A descriptive quantitative approach was employed, focusing on match statistics such as field goals, 2-point shots, 3-point shots, free throws, rebounds, assists, turnovers, steals, blocks, fouls, efficiency, plus/minus, and total score. The results reveal that Indonesia has various advantages, including high accuracy in free throws, strong performance in rebounds, and a tendency to draw fouls aggressively. Nevertheless, significant drawbacks include poor shooting efficiency from beyond the arc (3-point), field goals, and inconsistent offensive plays. There are clear opportunities for improvement in assists, steals, efficiency, and overall points, while the most significant risk arises from a high turnover rate that benefits rival teams. In summary, the failure of Indonesia was not due to a single reason but rather a build-up of ineffective offensive plays and uneven player contributions. To enhance team performance in future events, it is essential to maximize opportunities and strengthen strategies based on data-driven insights.
Keywords: Basketball, SWOT Analyst, Game Statistic, Athlete Performance, National Team