THE MAIN CHARACTER'S INNER CONFLICT
IN THE NOVEL "FATHER, FIGHTING ALONE IS TIRED!"
BY ADELLIA P.D.
(SIGMUND FREUD'S PSYCHOANALYTIC PERSPECTIVE)
Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik batin yang dialami tokoh utama, Brichia. Konflik batin ini muncul dari dilema Brichia antara tanggung jawab finansial dan moral terhadap keluarga dengan keinginannya untuk meraih cita-cita menjadi seorang dokter. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, khususnya teori psikoanalisis Sigmund Freud yang membahas tiga bagian kepribadian, yaitu id, ego, dan superego, serta mekanisme pertahanan diri tokoh. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Ayah, Berjuang Sendiri Itu Capek! yang diterbitkan pada tahun 2025. Data lain diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan penelitian relevan sebagai landasan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin Brichia terjadi karena adanya pertentangan antara tiga bagian kepribadiannya. Id mendorongnya untuk mengejar cita-cita, ego berusaha mencari jalan tengah dengan solusi realistis seperti mencari beasiswa, sedangkan superego membuatnya merasa harus tetap bertanggung jawab dan berbakti kepada ayahnya. Untuk mengatasi tekanan yang dirasakannya, Brichia menggunakan mekanisme pertahanan diri diantaranya represi, proyeksi, sublimasi dan lain sebagainya. Secara keseluruhan, konflik batin ini membentuk karakter Brichia menjadi perempuan yang mandiri, kuat, dan berprinsip. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian psikologi sastra, terutama dalam memahami kehidupan batin dan perkembangan karakter tokoh fiksi.
Kata Kunci: konflik batin, psikoanalisis Sigmund Freud, id, ego, superego, Ayah, Berjuang Sendiri Itu Capek!.
This study aims to analyze the inner conflict experienced by the main character, Brichia. This inner conflict arises from Brichia's dilemma between financial and moral responsibilities towards her family and her desire to achieve her dream of becoming a doctor. This study uses a qualitative descriptive method with a literary psychology approach, specifically Sigmund Freud's psychoanalytic theory which discusses three parts of personality, namely the id, ego, and superego, as well as the character's self-defense mechanisms. The data source for this study comes from the novel Ayah, Berjuang Sendiri Itu Capek! published in 2025. Other data were obtained from books, scientific articles, and relevant research as a theoretical basis. The results of the study indicate that Brichia's inner conflict occurs due to the conflict between the three parts of her personality. The id encourages her to pursue her ideals, the ego tries to find a middle ground with realistic solutions such as seeking a scholarship, while the superego makes her feel she must remain responsible and devoted to her father. To overcome the pressure she feels, Brichia uses self-defense mechanisms including repression, projection, sublimation, and so on. Overall, this inner conflict shapes Brichia's character into an independent, strong, and principled woman. This research is expected to contribute to the study of literary psychology, especially in understanding the inner life and character development of fictional characters.
Keywords: inner conflict, Sigmund Freud's psychoanalysis, id, ego, superego, Father, Fighting Alone Is Tiring!