DECOUPAGE PADA VAS BUNGA
BERBAHAN LIMBAH PLASTIK DAN KERTAS
DECOUPAGE ON FLOWER VASE
MADE FROM PLASTIC AND PAPER WASTE
BY STUDENTS OF SMK HIDAYATUL UMMAH GRESIK
ABSTRAK
Kabupaten Gresik, dengan penduduk yang padat, menghadapi tantangan besar dalam mengelola sampah rumah tangga, termasuk sampah organik dan anorganik seperti botol minuman. Dengan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, terutama sampah anorganik yang dapat berdampak buruk pada lingkungan, upaya untuk mengubah sampah menjadi barang bernilai melalui kreativitas dapat membantu tidak hanya menyelamatkan lingkungan tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Maka dari itu peneliti berkeinginan menanamkan sikap kreatifitas sejak dini melalui sekolah SMK Hidayatul Ummah Gresik oleh siswa kelas X DKV dalam mendaur ulang limbah plastik dan kertas menjadi sebuah vas bunga dengan Decoupage. Hal tersebut juga dimaksud untuk mengembangkan praktik pembelajaran seni rupa yang ada disekolah tersebut.
Tujuan Penelitian ini meliputi: (1) Mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran Decoupage dengan media limbah plastik di SMK Hidayatul Ummah. (2) Mengetahui dan mendeskripsikan hasil karya Decoupage dengan media limbah plastik di SMK Hidayatul Ummah. (3) Mengetahui dan mendeskripsikan tanggapan guru dan siswa mengenai pembelajaran Decoupage dengan media limbah plastik di SMK Hidayatul Ummah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan demikian dalam penelitian ini dihasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang menceritakan suatu tindakan, konsep pembelajaran, proses pembelajaran, dan hasil karya siswa yang sesuai dengan yang diucapkan, dirasakan, dan dilakukan oleh partisipan atau sumber data secara sistematis, akurat, dan faktual sesuai data yang ada di lapangan.
Penelitian ini melibatkan 28 siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual dan guru mata Pelajaran seni rupa. Proses pembelajaran sampai praktik pembuatan karya ini membutuhkan waktu selama 3 kali pertemuan, mulai dari penyampaian materi, pembagian kelompok, penyiapan alat dan bahan, dan poses praktik pembuatan karya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 kelompok menghasilkan 9 karya dengan tiga kategori penilaian yaitu sangat baik, baik, dan cukup baik. Dari keseluruhan karya, 1 karya termasuk kategori sangat baik, 4 karya masuk dalam kategori baik, dan 4 karya lainnya tergolong cukup baik bedasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini mendapat respon positif dari pihak sekolah dan siswa SMK Hidayatul Ummah Gresik.
Penggunaan media baru dalam pembelajaran seni rupa di SMK Hidayatul Ummah Gresik telah meningkatkan antusiasme siswa. Siswa menunjukkan prestasi yang baik meskipun mengalami beberapa kesulitan teknis seperti membalurkan semen putih, membuat motif, dan proses mengamplas. Bagi siswa berkarya ini merupakan hal yag sangat menyenangkan terlebih siswa menemukan media baru dalam berkarya meskipun masih ada beberapa kesulitan yang mereka alami yang tentunya akan dijadikan sebuah pengalaman dan pembelajaran dalam membuat karya selanjutnya.
Kata kunci: Decoupage, Limbah, Vas bunga
ABSTRACT
Gresik Regency, with its dense population, faces big challenges in managing household waste, including organic and inorganic waste such as drink bottles. With awareness of the importance of good waste management, especially inorganic waste which can have a negative impact on the environment, efforts to convert waste into valuable goods through creativity can help not only save the environment but also improve the community's economy. Therefore, researchers want to instill an attitude of creativity from an early age through the SMK Hidayatul Ummah by class X DKV students in recycling plastic and paper waste into a flower vase with Decoupage. This is also intended to develop fine arts learning practices at the school.
The objectives of this research include: (1) Knowing and describing the Decoupage learning process using plastic waste media at SMK Hidayatul Ummah. (2) Know and describe the results of Decoupage work using plastic waste media SMK Hidayatul Ummah. (3) Knowing and describing the responses of teachers and students regarding learning Decoupage using plastic waste media at SMK Hidayatul Ummah.
This research uses qualitative research methods, thus in this research descriptive data is produced in the form of words that tell an action, learning concept, learning process, and student work results that correspond to what is said, felt, and carried out by participants or data sources in a systematic, accurate, and factual manner according to existing data in the field.
This research involved 28 students from the Visual Communication Design department and fine arts subject teachers. The learning process to the practice of making this work takes 3 meetings, starting from delivering the material, dividing into groups, preparing tools and materials, and the practical process of making the work.
The research results showed that 9 groups produced 9 works with three assessment categories, namely very good, good and quite good. Of all the works, 1 work is in the very good category, 4 works are in the good category, and 4 other works are classified as quite good based on the established criteria. This research received a positive response from the school and students of SMK Hidayatul Ummah Gresik
The use of new media in fine arts learning at SMK Hidayatul Ummah has increased student enthusiasm. Students showed good achievements even though they experienced several technical difficulties such as applying white cement, making motifs, and the sanding process. For students, this work is a very enjoyable thing, especially as students discover new media for creating, even though they still experience some difficulties, which of course will be used as experience and learning in creating their next work.
Keywords: Decoupage, Plastic Waste, 3-Dimensional works of art