Pengembangan Panduan Konseling Catur Murti untuk Meningkatkan Keterampilan Pengelolaan Konflik pada Siswa SMP
evelopment of a Catur Murti Counseling Guide to Improve Conflict Management Skills among Junior High School Students.
Maria Puji Yuswati (2026). Pengembangan Pengembangan Panduan Konseling Catur Murti untuk Meningkatkan Keterampilan Pengelolaan Konflik pada Siswa SMP, Program Study Magister Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing I:, Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd., Pembimbing II: Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si.
Konflik interpersonal merupakan permasalahan yang sering dialami oleh siswa SMP dan dapat berdampak pada perkembangan sosial-emosional serta iklim belajar di sekolah. Kurangnya keterampilan pengelolaan konflik menyebabkan siswa cenderung mengekspresikan konflik secara negatif, baik melalui perkataan maupun perilaku. Oleh karena itu, diperlukan layanan konseling yang tidak hanya bersifat preventif dan kuratif, tetapi juga berbasis nilai budaya dan spiritual yang relevan dengan konteks peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Panduan Konseling Catur Murti guna meningkatkan keterampilan pengelolaan konflik pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dan guru Bimbingan dan Konseling, sedangkan subjek uji coba terbatas adalah siswa SMP. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket validasi, dan instrumen penilaian keterampilan pengelolaan konflik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan Konseling Catur Murti yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan berdasarkan penilaian ahli dan praktisi. Panduan ini memuat komponen pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan yang diintegrasikan dalam teknik konseling tirta husada, surat imajiner, teknik penyelaras pikiran, dan olah pikiran sejati. Hasil uji coba terbatas menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pengelolaan konflik siswa setelah mengikuti layanan konseling menggunakan panduan tersebut. Dengan demikian, panduan Konseling Catur Murti efektif digunakan sebagai alternatif layanan konseling untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan konflik pada siswa SMP.
Kata Kunci: konseling, catur murti, konflik, siswa SMP, pengembangan panduan
Maria Puji Yuswati (2026). Development of a Catur Murti Counseling Guide to Improve Conflict Management Skills among Junior High School Students. Master’s Program in Guidance and Counseling, Universitas Negeri Surabaya. Supervisor I: Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd., Supervisor II: Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si.
Interpersonal conflict is a common problem experienced by junior high school students and may have negative impacts on their social-emotional development as well as the school learning climate. Limited conflict management skills often cause students to express conflicts in negative ways, both verbally and behaviorally. Therefore, counseling services are needed that are not only preventive and curative but also grounded in cultural and spiritual values relevant to students’ developmental contexts. This study aimed to develop a Catur Murti Counseling Guide to improve conflict management skills among junior high school students. This study employed a Research and Development (R&D) approach using a modified Borg and Gall model. The research subjects included content experts, media experts, and guidance and counseling teachers, while the participants in the limited trial were junior high school students. Data were collected through interviews, validation questionnaires, and conflict management skills assessment instruments. Data analysis was conducted using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results indicated that the developed Catur Murti Counseling Guide was valid and feasible for use based on evaluations from experts and practitioners. The guide integrates the components of thought, feeling, speech, and action into counseling techniques, including Tirta Husada, imaginary letter writing, cognitive alignment counseling techniques, and true mind cultivation techniques. The results of the limited field trial showed an improvement in students’ conflict management skills after participating in counseling services using the developed guide. Therefore, the Catur Murti Counseling Guide is effective as an alternative counseling service to enhance conflict management skills among junior high school students.guide
Keywords: counseling, catur murti, conflict, junior high school students, development of guidelines