Musik
adalah seni mengaransemen dan menciptakan suara, seringkali dengan tujuan
menciptakan respons emosional atau estetika pada pendengarnya yang mencakup
kombinasi melodi, harmoni, ritme, dinamika, dan timbre, yang bersatu untuk
menciptakan pengalaman pendengaran yang kohesif dan menyenangkan. Genre musik
adalah kategori yang digunakan untuk mengklasifikasikan musik berdasarkan
karakteristik gaya umum, seperti ritme, melodi, harmoni, instrumentasi, dan
pengaruh budaya. Klasifikasi
genre musik adalah salah satu metode di bidang pengambilan informasi musik
(MIR), dengan aplikasi mulai dari rekomendasi musik berbasis konten hingga
pembuatan daftar putar otomatis. P enelitian
ini memanfaatkan Spectral Features
yang digunakan dalam klasifikasi genre musik. Mel-Frequency Cepstral Coefficients
(MFCC) adalah teknik ekstraksi fitur yang umum digunakan dalam pemrosesan
sinyal ucapan dan audio untuk merepresentasikan karakteristik spektral sinyal
audio dengan cara yang relevan secara persepsi dan efisien secara komputasi. Filterbank Energies menggambarkan
distribusi energi di berbagai pita frekuensi dalam sinyal audio. Hidden Markov Models (HMMs) adalah model
probabilistik yang biasa digunakan dalam tugas pemrosesan ucapan dan audio,
termasuk klasifikasi genre musik. Penelitian ini menggunakan data yang diambil
dari dataset yang diperoleh dari Kaggle bernama GTZAN Dataset dengan genre
musik yang terdiri dari blues, classical,
country, disco, hiphop, jazz, metal, pop, reggae, dan rock. Hasil pengujian pada rasio 95-5 dari MFCC mendapatkan 70%
akurasi dalam waktu 4 jam 11 menit 43 detik, sementara Filterbank Energies mendapatkan 56% akurasi dalam waktu 1 jam 43
menit 16 detik.
Kata
Kunci: (Musik, Genre, Mel-Frequency Cepstral Coefficients, Filterbank Energies, Hidden
Markov Models )