Angkat besi adalah cabang olahraga yang menuntut kekuatan
dan teknik, dimana para atlet bersaing untuk mengangkat beban yang berat,
selain teknik yang bagus diharapkan juga
memiliki kondisi fisik yang bagus untuk memperoleh prestasi yang maksikmal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kondisi fisik atlet angkat besi jawa timur.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode
deskriptif teknik analisa data yang digunakan adalah data sekunder dari tes
atlet puslatda angkat besi jawa timur.
Subyek penelitian ini adalah 4 atlet angkat besi jawa timur dengan 10 komponen
tes yang dilakukan. Dengan hasil (sit up) dengan rata rata 20 (Sec) , minimal
14 (Sec) dan maksimal 28 (Sec), (3RM latpull down) dengan rata
rata 29(Kg), minimal 23,5(Kg), dan maksimal 38,5(Kg), (3 RM bench press) dengan rata
rata 86(Kg) , minimal 60(Kg) , dan maksimal 130(Kg), (sprint 20 meter) dengan rata
rata 3,6(Sec), minimal 3,07(Sec), dan maksimal 3,94(Sec), (medicine ball front) dengan rata
rata 15,6(Meter), minimum 10,4(Meter) dan maksimal 19,8(Meter), (vertical jump) dengan rata
rata 64(Cm), minimal 50(Cm), dan maksimal 85(Cm), (6 sec watt bike) dengan rata rata 14,1(Sec), minimal
10,3(Sec) dan maksimal 19,6(Sec), (sit and reach) dengan rata
rata 17,5(Cm), minimal 12(Cm) dan maksimal 20(Cm), (rowing) dengan rata rata 1.83(Km),
minimal 1.(Km) dan maksimal