Kemampuan
berpikir spasial merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran geografi
karena memungkinkan siswa memahami lokasi, pola, dan hubungan antar fenomena
geosfer secara visual dan analitis. Sementara itu, keaktifan belajar
mencerminkan keterlibatan siswa secara kognitif, afektif, dan psikomotorik
dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi
penggunaan google earth dalam
meningkatkan kemampuan berpikir spasial dan keaktifan belajar siswa pada materi
hidrosfer kelas X di SMAN 1 Balen Bojonegoro.
Penelitian ini
menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control
group design . Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas
eksperimen yang menggunakan media google
earth dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen
yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir spasial, lembar observasi
keaktifan belajar yang meliputi lembar partisipasi siswa dan lembar penilaian
sikap siswa, serta lembar refleksi untuk mendalami pengalaman belajar siswa.
Hasil analisis
data menunjukkan bahwa penggunaan google
earth secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa
dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil
uji-t independen menunjukkan
adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada
kelas eksperimen, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), serta
peningkatan skor rata-rata dari 18,08 menjadi 21,25. Sedangkan pada kelas
kontrol menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,131 , yang
berada di atas ambang batas 0,05 . Serta peningkatan skor
rata-rata dari 19,44 menjadi 19,64. Pada uji-t
independen antara posttest kelas
eksperimen dan posttest kelas
kontrol, menunjukkan 0,001 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
yang signifikan secara statistik antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, keaktifan
belajar siswa pada partisipasi siswa di kelas eksperimen juga lebih tinggi
(skor > 3,75) daripada kelas kontrol (skor < 2,00). Sedangkan pada
penilaian sikap, dikelas eksperimen juga lebih tinggi (skor > 3,50) daripada
di kelas kontrol (skor antara 200-300). Dengan demikian, penggunaan google earth terbukti memberikan
implikasi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geografi pada materi
hidrosfer.
Kata kunci :
Google Earth , berpikir spasial,
keaktifan belajar, hidrosfer, geografi