Synthesis and Characterization of Ethanol Extract Nanoherbal From Sambung Nyawa Leaves (Gynura procumbens Lourr [Merr]) and Its Antibacterial Activity Test
Nanoherbal merupakan nanopartikel yang berasal dari tumbuhan herbal yang telah diformulasikan dalam bentuk nano dengan rentang ukuran 10-1000 nm. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanoherbal esktrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens Lourr[Merr]) serta menguji efektivitasnya sebagai antibakteri. Daun sambung nyawa memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berfungsi sebagai zat antibakteri. Metode sintesis nanoherbal ekstrak etanol daun sambung nyawa menggunakan metode gelasi ionik melibatkan ikatan silang antara alginat dan CaCl2 dan karakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) , Potensial Zeta, FTIR, dan SEM. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri patogen yakni Pseudomonas aeruginosa menggunakan metode difusi cakram. Sintesis nanoherbal ekstrak etanol daun sambung nyawa menggunakan variasi konsentrasi alginat dan CaCl2 dengan perbandingan yaitu (20:1); (10:1) ; (5:1) dan (2,5 : 1). Hasil penelitian menunjukkan formulasi terbaik nanoherbal ekstrak etanol daun sambung nyawa dapat dibuat menggunakan metode gelasi ionik menghasilkan ukuran partikel sebesar 101 nm dengan nilai Indeks Polidispersitas 0,1597, memiliki zeta potensial sebesar +43,3 mV serta terdapat gugus O-H, C-H, COO-(asimetris), COO- (simetris), dan C-O, dan karakterisasi SEM nanoherbal memiliki bentuk morfologi permukaan yang bulat dan gumpalan longgar tidak merata. Hasil uji aktivitas antibakteri nanoherbal menunjukkan bahwa nanoherbal memiliki kemampuan dalam menghambat bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan kategori sedang dengan diameter daya hambat sebesar 9,82 nm.
Nanoherbal are nanoparticles derived from herbal plants that have been formulated in nano form with a size range of 10-1000 nm. This study aims to synthesize and characterize nanoherbal ethanol extract of sambung nyawa leaves (Gynura procumbens Lourr[Merr]) and test its effectiveness as an antibacterial agent. The sambung nyawa leaves contain secondary metabolite compounds such as alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins that function as antibacterial agents. The synthesis method of nanoherbal ethanol extract of sambung nyawa leaves using the ionic gelation method involves cross-linking between alginate and CaCl2 and characterization using Particle Size Analyzer (PSA), Zeta Potential, FTIR, and SEM. Antibacterial activity tests were conducted against the pathogenic bacteria Pseudomonas aeruginosa using the disk diffusion method. The synthesis of nanoherbal ethanol extract of sambung nyawa leaves using variations in alginate and CaCl2 concentrations with ratios of (20:1); (10:1); (5:1) and (2,5 : 1). The research results show that the best formulation of nanoherbal ethanol extract of sambung nyawa leaves can be made using the ionic gelation method, resulting in a particle size of 101 nm with a Polydispersity Index value of 0.1597, a zeta potential of +43.3 mV, and the presence of O-H, C-H, COO- (asymmetric), COO- (symmetric), and C-O groups. The SEM characterization of the nanoherbal shows a surface morphology with a round shape and uneven loose clumps. The results of the antibacterial activity test of the nanoherbal show that the nanoherbal has the ability to inhibit the bacterium Pseudomonas aeruginosa with a moderate category and an inhibition zone diameter of 9.82 nm.