DAMPAK STRICT PARENTS TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK DAN SOSIAL MAHASISWA GENERASI Z
THE IMPACT OF STRICT PARENTS ON ACADEMIC
AND SOCIAL ANXIETY AMONG GENERATION Z STUDENTS
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh strict parents terhadap kecemasan akademik dan sosial pada mahasiswa generasi Z, serta menelaah perbedaan nilai antar-generasi antara orang tua dan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan partisipan empat mahasiswa dari berbagai jurusan dan universitas yang dibesarkan dalam pola asuh otoriter. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol ketat, tuntutan prestasi tinggi, serta komunikasi emosional yang minim menyebabkan kecemasan akademik dan sosial yang signifikan, terutama pada situasi evaluatif seperti ujian, presentasi, dan interaksi sosial. Selain itu, ditemukan adanya perbedaan nilai antar-generasi yaitu orang tua dari generasi boomers dan X masih memegang nilai tradisional berupa disiplin dan kepatuhan, sedangkan anak generasi Z menekankan keseimbangan emosional dan kesehatan mental. Perbedaan nilai ini berpengaruh terhadap pola komunikasi dan munculnya tekanan psikologis pada anak.
This study aims to examine the impact of strict parenting on academic and social anxiety among Generation Z university students and to explore intergenerational value differences between parents and children. A descriptive qualitative method was employed, involving four students from various majors who were raised under authoritarian parenting styles. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that high parental control, achievement pressure, and limited emotional communication contribute to significant academic and social anxiety, particularly in evaluative contexts such as exams, presentations, and peer interactions. Moreover, the study identifies intergenerational value gaps: parents of the boomers and X generations emphasize discipline and conformity, while Generation Z children value emotional balance and mental health awareness. These contrasting values influence communication patterns and shape the psychological pressure experienced by students.