Pengaruh Anonimitas terhadap Pelaku Cyberbullying Dimoderatori Sensitivitas Moral pada Pengguna Game Online
The Influence of Anonymity on Cyberbullying Perpetrators Moderated by Moral Sensitivity among Online Game Users
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Anonimitas terhadap Cyberbullying pada pengguna game online, serta peran Sensitivitas Moral sebagai moderator. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif survei terhadap 268 responden berusia 18–25 tahun. Instrumen yang digunakan adalah skala Perceived Anonymity, BCS-A, dan ESSQ. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Anonimitas berpengaruh negatif signifikan terhadap Cyberbullying (β = -1.272; p < 0.05), yang berarti semakin tinggi Anonimitas, semakin rendah Cyberbullying. Sensitivitas Moral tidak berpengaruh langsung secara signifikan, tetapi memoderasi hubungan tersebut secara signifikan (β = 1.302; p < 0.05). Artinya, pengaruh Anonimitas terhadap Cyberbullying lebih kuat pada individu dengan sensitivitas moral rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa Sensitivitas Moral dapat melemahkan pengaruh negatif Anonimitas terhadap perilaku agresif daring
Kata Kunci: Cyberbullying, Anonimitas, Sensitivitas Moral, Moderasi, Game Online.
This study examined the effect of Anonymity on Cyberbullying among online game users, and the moderating role of Moral Sensitivity. A quantitative survey was conducted with 268 participants aged 18–25. Instruments included the Perceived Anonymity scale, BCS-A, and ESSQ. Regression analysis showed that Anonymity had a significant negative effect on Cyberbullying (β = -1.272; p < 0.05). Moral Sensitivity had no direct effect, but significantly moderated the relationship (β = 1.302; p < 0.05). The effect of Anonymity was stronger in individuals with low moral sensitivity. These results suggest that Moral Sensitivity can weaken the impact of Anonymity on online aggressive behavior.
Keywords: Cyberbullying, Anonymity, Moral Sensitiviy, Moderation, Game Online