Pembelajaran ilustrasi pada mata pelajaran seni budaya di SMP Wijaya Putra Surabaya selama ini hanya menggunakan metode konvensional dan PPT canva. Berdasarkan hasil wawancara guru dan observasi lapangan, keterbatasan media pembelajaran membuat siswa yang memiliki minat terhadap pembelajaran ilustrasi kurangnya mendapat dukungan minat mereka. Temuan lain seperti siswa yang memiliki ketergantungan akan penggunaan Generative AI dalam membuat karya ilustrasi juga turut menjadi salah satu perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, proses dan hasil modul, serta hasil dari uji coba penerapan modul. Menggunakan metode R&D dengan model ADDIE, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Konsep modul disesuaikan dengan kebutuhan siswa melalui tahap observasi dan analisis kebutuhan. Proses pengembangan modul tahap design berisi penentuan materi di dalam modul, hasil pengembangan modul pada tahap development mendapatkan skor angket 97,5% dari dosen ahli media dan 90% dari dosen ahli materi. Hasil uji coba pembelajaran dilaksanakan 4 kali pertemuan. Presentase tingkat keterbacaan & kemudahan materi modul mencapai angka sempurna yakni 100%, dan 97,3% siswa merasa situs web kustomisasi yang disediakan sangat menolong mereka dalam menemukan ide gambar awal.