Analisis Manfaat dan Kendala Penggunaan NesaRide Bagi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Analysis of the Benefits and Challenges of Using NesaRide for Students at State University of Surabaya
NesaRide hadir sebagai layanan transportasi yang dibentuk oleh mahasiswa dan ditujukkan khusus untuk mahasiswa Universitas Negeri Surabaya untuk mendukung mobilitas mereka sehari-hari. Pada kondisi nyata di lapangan, kebutuhan transportasi mahasiswa tidak selalu dapat terpenuhi secara optimal karena ketidaktersediaan driver. Selain itu, adanya ketakutan akan keselamatan penumpang karena maraknya isu penculikan dan pelecehan seksual pada layanan transportasi ojek online lainnya membuat mahasiswa ragu untuk menggunakan layanan ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis manfaat fungsional dan afektif yang dirasakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya dalam penggunaan layanan NesaRide, serta mengidentifikasi kendala operasional yang dihadapi mahasiswa dalam menggunakan layanan NesaRide. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 (tiga) teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pengguna NesaRide merasakan adanya manfaat fungsional dan afektif, serta kendala dalam penggunaan layanan. Manfaat fungsional yang dirasakan yaitu mempermudah menuju tempat tujuan, efektivitas waktu, dan kemudahan aksses. Manfaat afektif yang dirasakan yaitu adanya rasa aman dan nyaman selama menggunakan layanan. Sedangkan, kendala operasional yang dirasakan adalah layanan tidak beroperasi selama 24 jam.
NesaRide is a transportation service founded by students and designed specifically for students at State University of Surabaya to support their daily commuting needs. In real-world conditions, students’ transportation needs cannot always be optimally met due to a shortage of drivers. In addition, concerns about passenger safety—driven by widespread reports of kidnappings and sexual harassment involving other online motorcycle taxi services—make students hesitant to use this service. The purpose of this study is to analyze the functional and affective benefits experienced by students at Surabaya State University when using the NesaRide service, as well as to identify the operational challenges students face when using the NesaRide service. The research method used in this study is a descriptive qualitative approach. Data collection involved three techniques: interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted using NVivo 12 software. The research findings indicate that college students who use NesaRide experience both functional and affective benefits, as well as challenges in using the service. The functional benefits they experience include easier travel to their destinations, time efficiency, and ease of access. The affective benefits they experience include a sense of safety and comfort while using the service. Meanwhile, the operational challenge they face is that the service is not available 24 hours a day.