Penciptaan Desain Batik Tulis Pada Syal Dengan Sumber Ide Perahu Ijon-ijon Lamongan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan tradisi batik Kabupaten Lamongan, khususnya Batik Sendang Duwur, yang penerapannya masih sebagian besar terbatas pada produk konvensional seperti kain panjang dan seragam. Pengembangan motif batik pada aksesori fesyen, khususnya syal, masih relatif terbatas. Di sisi lain, warisan budaya maritim Lamongan berupa perahu tradisional Ijon-ijon belum banyak dieksplorasi sebagai sumber inspirasi motif batik, padahal perahu ini menyimpan nilai historis, filosofis, dan visual yang kuat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penciptaan desain batik tulis pada syal dengan sumber ide perahu Ijon-ijon Lamongan, mendeskripsikan hasil jadi karya yang dihasilkan, serta mendeskripsikan bentuk penyajian karyanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Practice-led Research, dengan tahapan yang meliputi pra-perancangan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Proses penciptaan diawali dengan eksplorasi mendalam terhadap perahu Ijon-ijon, dilanjutkan dengan pengembangan beberapa alternatif desain, serta pemilihan tiga desain akhir untuk diwujudkan. Hasil penelitian ini berupa tiga karya syal batik tulis, yaitu Ijon-ijon 7, Ijon-ijon 8, dan Ijon-ijon 9, yang disajikan sebagai produk fesyen dan dipamerkan sebagai bentuk diseminasi karya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain batik berbasis budaya maritim dan menunjukkan potensi narasi lokal sebagai sumber inovasi produk fesyen batik kontemporer.
Kata Kunci: Desain_motif, batik_tulis, syal, perahu_ijon_ijon
This research is motivated by the rich batik tradition of Lamongan Regency, particularly Batik Sendang Duwur, whose application remains largely limited to conventional products such as long cloth and uniforms. The development of batik motifs for fashion accessories, especially scarves, is still relatively unexplored. Furthermore, Lamongan's maritime cultural heritage, particularly the traditional Ijon-ijon boat, has not been widely explored as a source of inspiration for batik motifs, despite its strong historical, philosophical, and visual values. This research aims to describe the process of creating hand-drawn batik designs on scarves inspired by the Ijon-ijon boat of Lamongan, to describe the resulting works, and to describe the form of their presentation. The method used in this research is Practice-led Research, with stages consisting of pre-design, design, realization, and presentation. The creation process began with an in-depth exploration of the Ijon-ijon boat, followed by the development of several design alternatives, and the selection of three final designs to be realized. The results of this research are three hand-drawn batik scarf works, namely Ijon-ijon 7, Ijon-ijon 8, and Ijon-ijon 9, which are presented as fashion products and exhibited as a form of work dissemination. This research contributes to the development of maritime culture-based batik design and demonstrates the potential of local narratives as a source of innovation for contemporary batik fashion products.
Keywords: Motif_design, hand_drawn_batik, scraft, ijon_ijon_boat